Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport
Nil Maizar Datang, Persela Berburu Pemain

Butuh 10 Pemain Lokal

11 Januari 2020, 15: 53: 37 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

ULAI BURU PEMAIN: Head Coach Persela, Nil Maizar telah datang ke Lamongan memaparkan kebutuhan pemain menghadapi musim Liga 1 mendatang.

ULAI BURU PEMAIN: Head Coach Persela, Nil Maizar telah datang ke Lamongan memaparkan kebutuhan pemain menghadapi musim Liga 1 mendatang. (Anjar Dwi P/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela Lamongan mulai fokus melakukan perburuan pemain. Setelah Head Coach Nil Maizar memaparkan evaluasi dan kebutuhan tim kepada Manajemen Persela kemarin malam (10/1). Laskar Joko Tingkir-julukan Persela, membutuhkan sekitar sepuluh pemain lokal untuk menjadi pemain inti maupun pelapis. 

‘’Setelah berkomunikasi dengan pelatih kepala, kami (manajemen) akan segera bergerak,’’ tutur salah satu pengurus Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (10/1).

Berdasarkan rekomendasi tersebut, skuad Persela membutuhkan minimal tiga penjaga gawang. Sedangkan, kini Manajemen Persela masih belum menemui kata sepakat dengan Dwi Kuswanto. Hanya kiper muda M Rio Agatha yang dipastikan bertahan. Artinya, Persela membutuhkan dua penjaga gawang baru. 

‘’Kita sudah mendapatkan rekomendasi beberapa nama dari pelatih kiper,’’ ucap pria yang juga menjabat sebagai Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut. 

Dia melanjutkan, Manajemen Persela sudah menjalin kesepakatan secara lisan dengan stoper senior, M Zaenuri. Selain itu tiga stoper muda juga masih terikat kontrak , yakni Feri Sistianto, Evander Yarangga, dan Juliyano Pratama. Sehingga Persela masih membutuhkan satu stoper lokal lagi. Terutama stoper yang memiliki kapasitas seperti Arif Satria, yang memilih hengkang ke Persebaya Surabaya. 

‘’Untuk musim depan (pemain yang masih terikat kontrak), masih masuk dalam kebutuhan dan strategi pelatih atau tidak, semuanya kita kembalikan kepada tim pelatih,’’ ujar Yunan. 

Selanjutnya posisi bek kanan, Yunan mengaku pemain lokal yang ada saat ini sudah mencukupi. Meski Eky Taufik Febriyanto musim lalu lebih banyak menempati posisi bek kiri. Namun, kapten tim Persela itu posisi aslinya dibek kanan. Selain itu, Ahmad Birrul Walidain dipastikan juga masih bertahan. 

Sementara, posisi bek kiri yang masih minim. Setelah Samsul Arifin hengkang ke PSS Sleman. Kini Persela hanya memiliki Lukas Guruh Prayitno di posisi tersebut. ‘’Kita nanti lebih fokus untuk mengisi kekurangan bek kiri dibandingkan bek kanan,’’ imbuh Yunan. 

Posisi lain, gelandang bertahan juga masih kurang, setelah Lucky Wahyu Dwi Permana berlabuh ke Sulut United. Selain itu Izmy Yaman Hatuwe juga belum memberikan kepastian bertahan di Persela. Hanya Arthur Sena yang masih menyisakan kontrak. Namun, musim lalu Arthur jarang diturunkan.  

‘’Untuk posisi gelandang bertahan, kita membutuhkan dua pemain lagi,’’ ucap Yunan. 

Terkait gelandang serang, Persela hanya memiliki M Hambali Tholib dan Delvin Rumbino. Keduanya masih masuk dalam rekomendasi jajaran pelatih untuk dipertahankan. 

Untuk posisi winger dirasa sudah mencukupi. Persela memiliki tiga winger lokal yakni Sugeng Efendi, Riyatno Abiyoso, dan Malik Risaldi. Selain itu satu posisi winger juga sudah dipastikan bakal diisi Rafael Gomes De Oliveira (Rafinha), yang memutuskan bertahan di Persela. 

Sedangkan nasib dua striker lokal yang masih memiliki kontrak, Ghifari Vaiz Aditya dan M Ridwan masih menunggu keputusan Nil Maizar. Yunan memastikan, pihaknya sudah ancang-ancang untuk membidik dua pemain lokal berposisi striker. ‘’Kita sudah menghitung berapa pemain yang kita butuhkan. Tinggal siapa yang direkrut nantinya akan diserahkan kepada jajaran pelatih,’’ pungkas Yunan. 

(bj/ind/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia