Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Harga Ikan Laut Naik 5 Persen

10 Januari 2020, 15: 10: 16 WIB | editor : Amin Fauzie

HARGA NAIK: Seorang bocah  m e m b a w a h a s i l m e l a u t membawa hasil melaut  n e l a y a n d i T P I B r o n d o n g nelayan di TPI Brondong  k e m a r i n ( 9 / 1 ) .

HARGA NAIK: Seorang bocah m e m b a w a h a s i l m e l a u t membawa hasil melaut n e l a y a n d i T P I B r o n d o n g nelayan di TPI Brondong k e m a r i n ( 9 / 1 ) . (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Minimnya pasokan ikan dari nelayan membuat harga ikan laut naik.
‘’Mayoritas harga ikan laut terpantau naik sekitar 5 persen,’’ tutur Kabid Produksi Dinas Perikanan Lamongan Arip Sujanarta kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (9/1).
Kakap merah masih menjadi ikan termahal di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong. Harganya Rp 75 ribu per kilogram (kg). Sedangkan ikan siyem Rp 65 ribu per kg, ikan unuk Rp 45 ribu per kg, dan ikan kerapu besar Rp 55 ribu per kg.
‘’Padahal normalnya harga ikan kakap merah besar harganya Rp 70 ribu per kg,’’ ujar Arip saat dikonfirmasi via ponsel.
Ikan lainnya, tengiri Rp 60 ribu per kg, kurisi Rp 62 ribu per kg, tonang Rp 35 ribu per kg, dan manyung Rp 25 ribu per kg. ‘’Kalau saat ini yang paling dicari ikan di bawah harga Rp 20 ribu seperti ikan togek dan ikan blentik,’’ imbuh Arip.
Menurut dia, setiap musim baratan pasti stok ikan menipis dan harga beranjak naik. Bahkan, ikan tongkol, layang, tembang, dan banyar tidak ada di pasaran saat ini. ‘’Empat jenis ikan itu kita tidak tahu harganya sekarang, karena tidak ada di pasaran,’’ katanya.
Afan, salah satu pedagang ikan di TPI Brondong, membenarkan stok ikan cukup minim akibat musim baratan. Akibatnya, harga ikan naik. Ikan kuningan yang biasanya Rp 18 ribu per kg, kini Rp 25 ribu per kg. (ind/yan)

(bj/ind/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia