Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal
Curanmor Merebak, 15 Curanmor, 11 Tersangka

Pencuri Motor Hanya Butuh 18 Detik 

20 Desember 2019, 13: 26: 23 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KILAT: Salah satu tersangka mempraktikkan mencuri motor hanya 18 detik.

KILAT: Salah satu tersangka mempraktikkan mencuri motor hanya 18 detik. (Bhagas Dhani P/ Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mulai kambuh. Selama Operasi Aman Semeru 2019 sejak 14-19 Desember 2019, kasus kriminal didominasi curanmor. Selama lima hari, Polres Bojonegoro mengungkap 15 kasus curanmor dan 11 tersangka. Barang bukti yang disita sebanyak 19 motor dari 23 titik tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan mengatakan, masyarakat harus lebih waspada. Beberapa kejadian curanmor terjadi karena kontak motor lupa tidak dibawa pemiliknya. Bahkan, para pencuri motor hanya bermodal kunci T itu mampu membobol motor kurang lebih 18 detik.

Hal itu terbukti, salah satu tersangka mempraktikkan pencurian hanya 18 detik saat konferensi pers di Alun-Alun Bojonegoro. “Penting bagi pengguna motor memasang kunci ganda. Karena maling mampu membobol motor yang sudah dikunci atau tidak dikunci stang. Tadi dipraktikkan juga hanya butuh waktu 18 detik bisa menyalakan motor yang tidak dikunci stang menggunakan kunci T,” jelasnya.

(Ainur Ochiem/ Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Kapolres menjelaskan, dari 11 tersangka itu terdiri atas 8 pencuri dan 3 penadah. Para pencuri mengaku telah melakukan pencurian di 23 TKP. Namun, pihaknya masih terus mendalami kasus curanmor tersebut. Karena jaringan komplotan curanmor ini antarkota. 

Bahkan, sebagian besar para tersangka yang diamankan merupakan residivis curanmor dan ketiga penadahnya merupakan warga Kabupaten Tuban. 

Motor incaran para pencuri juga beragam, di antaranya motor jenis bebek matik, bebek manual, dan motor sport. Dan TKP pencurian juga bisa terjadi di mana saja, ada yang terjadi di TKP pinggir sawah, pinggir jalan, halaman masjid, maupun teras rumah.

“Masyarakat diharap lebih berhati-hati lagi ketika hendak memarkir motornya,” imbuhnya.

Selain curanmor, ada juga 2 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 2 kasus prncurian dengan kekerasan (curas), serta minuman keras (miras) ilegal. Usai konferensi pers, juga dilaksanakan pemusnahan miras sebanyak 1.470 liter terdiri atas 1.029 miras jenis tuak, 318 liter miras jenis arak, dan 123 liter miras kemasan botol. (bgs/rij)

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia