Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Blora
Kedatangan Kereta Molor 30 Menit

Daop Semarang Selidiki Penyebab Terguling

13 Desember 2019, 16: 57: 58 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MASIH DISELIDIKI: Kereta barang muatan semen terguling di Stasiun Doplang, Blora. Dampak terjadi keterlambatan sekitar 30 menit.

MASIH DISELIDIKI: Kereta barang muatan semen terguling di Stasiun Doplang, Blora. Dampak terjadi keterlambatan sekitar 30 menit. (M. Mahfudz M/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Tergelincirnya kereta api (KA) barang di Stasiun Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, kemarin (12/12) berdampak pada penumpang dari Stasiun Bojonegoro. Kedatangan kereta dari Jakarta ke Surabaya terlambat sekitar 30 menit.

’’Ada antrean kereta. Selain itu tidak begitu berpengaruh,” kata Kepala Stasiun Bojonegoro Miftahul Rohman kemarin.

Menurut Rohman, adanya perbaikan lintasan kereta mengakibatkan hanya satu jalur yang berfungsi lancar. Yakni dari timur ke barat. Sedangkan, kereta dari Jakarta serta Semarang menuju Surabaya molor.

KERETA BARANG: Beberapa petugas memperbaiki rel kereta. KAI Daop Semarang masih menyelidiki pemicu gerbong terguling.

KERETA BARANG: Beberapa petugas memperbaiki rel kereta. KAI Daop Semarang masih menyelidiki pemicu gerbong terguling. (M. Mahfudz M/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

’’Sedikit terlambat 30 menit. Tadi ada sekitar tiga KA kedatangan (dari arah barat),” terangnya.

Meski begitu, menurut Rohman, peristiwa tersebut tidak sampai mengakibatkan adanya penundaan pengoperasian kereta. Hanya sedikit keterlambatan karena harus bergantian saat melintas. Dan sampai tadi malam masih normalisasi jalur.

Sementara itu, PT KAI Daerah Operasi (Daop) IV Semarang masih menyelidiki rangkaian gerbong kereta barang pengangkut semen terguling. ’’Kalau dilihat kejadian seperti ini hampir tidak terduga. 10 rangkaian tengah sampai belakang bisa terguling. Padahal tengah sampai depan aman,’’ ungkap Humas PT KAI Daop IV Semarang Krisbiyantoro saat ditemui di lokasi kejadian.

Dari 20 gebong kereta, sebanyak 10 gerbong hingga belakang anjlok dan keluar rel. Namun, satu gerbong paling belakang tidak terguling, hanya rodanya keluar as. Sementara, 10 rangkaian tengah hingga kepala kereta tidak masalah. Sehingga, setelah kejadian tergulingnya gerbong yang selamat tetap melanjutkan perjalanan.    

Selain itu, menurut dia, laju kereta juga normal. Sekitar 70 kilometer per jam. Karena itu, PT KAI masih menyelidiki penyebab tergulingnya gerbong kereta barang ini. Kejadian ini juga baru kali pertama terjadi di wilayah Daop IV wilayah timur, ’’Jadi saat ini masih dalam pengusutan,’’ imbuhnya.

Karena peristiwa ini, menurut Kris, yang pasti mengalami kerusakan adalah rel kereta api di jalur 1 dan 2 Stasiun Doplang. Lalu bantalan beton sebanyak 262 patah dan rusak. Lalu besi jalur rel sepanjang 131 meter harus diganti. ’’Saat ini masih proses evakuasi dari internal kereta api,’’ imbuhnya.

Kejadian ini, menurut dia, tentu mengganggu jadwal kereta api. Sehingga, jalur Surabaya-Jakarta dan Jakarta-Surbaya harus bergantian jalur. Sebab hanya menyisakan 1 jalur. 

Kejadian ini menggegerkan warga sekitar. Kereta barang nomor lokomotif 2704 dari arah Stasiun Kampung Badan Jakarta Utara menuju Stasiun Kalimas Surabaya anjlok dan terguling di emplasemen Stasiun Doplang tepatnya di jalur 2.

Edi Supriyanto, warga sekitar mengaku tidak tahu kejadian pastinya. Hanya, merasakan getaran saat gerbong kereta terguling. ’’Suaranya kedengaran keras sampai rumah. Saya kira ada apa,’’ ujar pria yang tempat tinggalnya berjarak 100 meter dari Stasiun Doplang ini.

Menurut Edi, hanya ada beberapa anak-anak berada di palang pintu penyeberangan mengetahui kejadiannya. Anak-anak mengiranya kebakaran. Sebab, setelah kereta terguling keluar asap mengepul berupa semen. Karena asap dari semen itu membumbung tinggi seperti asap hitam. (dny/fud/rij)

(bj/fud/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia