Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Rusak Parah Hanya Ditambal Sulam

12 Desember 2019, 15: 13: 21 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

PERBAIKAN SEMENTARA: Jalan Wahidin Sudirohusodo, jalan nasional di kawasan kota yang kemarin (11/12) dikeruk.

PERBAIKAN SEMENTARA: Jalan Wahidin Sudirohusodo, jalan nasional di kawasan kota yang kemarin (11/12) dikeruk. (Yudha Satria A/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Jalan nasional di kawasan kota mulai dari Jalan Gajah Mada -– Jalan Wahidin Sudirohusodo mendesak diperbaiki. Selama ini, perawatan jalan tersebut hanya bersifat sementara. Seperti kemarin (11/12) siang, alat berat diturunkan untuk mengeruk permukaan jalan yang bopeng. 

Menurut pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pengerukan tersebut hanya meratakan aspal yang bentuknya tak beraturan. Mulai mleyot, membentuk kubangan, hingga gundukan. Kerusakan tersebut akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas. 

Sudah tak terhitung berapa kali tambal sulam dilakukan. Namun,  kerusakan kembali terjadi beberapa bulan kemudian. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi menyampaikan, perbaikan jalan nasional tersebut sepenuhnya wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII di bawah pejabat pembuat komitmen (PPK) Lamongan. Masyarakat termasuk institusinya hanya bisa melaporkan jika ada jalan nasional yang perlu penanganan. ‘’Laporan di lapangan, titik bergelombang itu dilakukan pengerukan agar rata,’’ tutur dia.

Selama ini, sudah tak terhitung berapa kali kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa akibat jalan yang bergelombang tersebut. Terlebih, pengendara roda dua. 

Mantan camat Grabagan itu mengakui banyak menerima aduan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang tak layak tersebut. Baik aduan langsung maupun melalui postingan media sosial (medsos). 

Dengan perbaikan temporer tersebut, kata Gunadi, setidaknya bisa mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dalam waktu dekat. 

Untuk perbaikan permanen, lanjut dia, institusinya sudah mengirimkan surat usulan perbaikan dengan metode pengecoran mulai simpang Sambong hingga simpang Polres Tuban. Metode pengecoran diyakini tepat sasaran untuk menjaga jalan agar tidak mudah rusak. ‘’Mungkin perbaikan yang lebih besar lagi menunggu anggaran,’’ ujar dia.(yud/ds)

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia