Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport
PERSELA V PSS

MARI BERJUANG LAGI!

11 Desember 2019, 16: 28: 37 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

AYO BERJUANG LAGI: Gelandang asing Persela Kei Hirose nanti sore diharapkan bisa tampil pantang menyerah seperti pada laga sebelumnya. TUKANG GEDOR: Yevhen Bokhashvili, top skor sementara PSS dengan torehan 15 gol bisa menebar ancaman bagi Persela.

AYO BERJUANG LAGI: Gelandang asing Persela Kei Hirose nanti sore diharapkan bisa tampil pantang menyerah seperti pada laga sebelumnya. TUKANG GEDOR: Yevhen Bokhashvili, top skor sementara PSS dengan torehan 15 gol bisa menebar ancaman bagi Persela. (Anjar Dwi P/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

Berita Terkait

LAMONGAN, Radar Lamongan – Mendekati berakhirnya Liga 1, tambahan poin sangat krusial bagi Persela Lamongan. Sebab, posisi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut belum aman untuk bertahan di kompetisi teratas di tanah air ini. 

Perseru Badak Lampung FC yang menduduki peringkat ke-16, batas zona degradasi, mengumpulkan 33 poin. Selisihnya empat poin dari Persela yang kini mengemas 37 poin. Andai Perseru meraih hasil maksimal di tiga laga sisa, maka poin akhirnya 42. Jika itu terjadi, maka Persela membutuhkan enam poin lagi untuk tetap mengamankan posisi bertahan di Liga 1.

Kesempatan menambah tiga poin terbuka bagi Persela saat menjamu PSS Sleman nanti sore (11/12) di Stadion Surajaya Lamongan. Bek Eky Taufik Febriyanto berjanji  dirinya dan rekan-rekannya akan bekerja keras untuk bisa memertahankan tren positif timnya. Sebelumnya, Persela meraih empat kemenangan beruntun. Yakni, mengalahkan tamunya Perseru dengan 1 – 0 (20/11), menundukkan tuan rumah Borneo FC  1 – 2 (27/11) dan Persib dengan 0 – 2 (3/12), serta menjinakkan PSM (3 – 1) Sabtu lalu (7/12). 

Eky berharap, Stadion Surajaya disesaki suporter setia Persela. Sehingga seluruh pemain bisa lebih semangat dalam bermain. 

‘’Mari kita berjuang untuk melepaskan Persela dari zona merah,’’ ajaknya.

Menurut Eky, tidak ada momen yang istimewa dari kemenangan empat laga sebelumnya. Kunci kemenangan beruntun tersebut dinilai berkat motivasi dari coach Nil Maizar. 

‘’Karena coach selalu bilang ini harga diri kamu, ini harga diri Lamongan, ini harga diri warga Lamongan. Jadi kami harus terus berjuang,’’ katanya. 

Nil Maizar juga optimistis timnya bisa meraih kemenangan. ‘’Dengan kekuatan tim yang kita punya, kita harap bisa memaksimalkan seluruh kemampuan, penuh perjuangan, dan kerja keras. Semoga Allah memberikan hal terbaik,’’ harapnya kemarin (10/12).

Nil mengaku mewaspadai kebugaran fisik penggawa PSS yang dihuni sekitar 70 persen pemain muda. Menurut dia, kemampuan antarpemain lawan tidak jauh berbeda. Selain itu, penggawa asing yang dimiliki PSS memiliki kualitas yang bagus. 

‘’Kekuatan dan kelemahan yang sudah kita analisis. Semoga anak-anak bisa menjalankan taktikal yang kita inginkan. Sehingga kita bisa memanfaatkan poin yang bagus,’’ ujar pelatih 49 tahun tersebut. 

Elang Jawa,  julukan PSS Sleman, tak bisa menurunkan striker Irkham Zahrul Mila yang masih membela timnas PSSI dan  gelandang asing Brian Ferreira yang mengalami cedera. 

‘’Ya saya dapat informasi sejak mereka lawan Persib. Sekali lagi, itu hanya sebagai informasi untuk mengantisipasi taktikal mereka,’’ tutur pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut. 

Nil mengaku tak ingin terlalu memikirkan skuad lawan. Dirinya ingin lebih fokus untuk memersiapkan internal timnya. Mantan pelatih PS Tira itu sudah mengantongi skema dan strategi lawan. 

‘’Cuman siapapun pemainnya, saya rasa taktikal mereka tidak jauh berbeda. Itu yang harus kita waspadai,’’ katanya. 

Namun, Nil tak bisa menggunakan jasa M Zaenuri dan Arif Satria karena akumulasi kartu. Pilihan utamanya dijatuhkan kepada Demerson Bruno Costa dan Feri Sistianto. Meskipun, Demerson dan Feri belum pernah bermain bersama pada pertandingan sebelumnya.  

‘’Saya berpikir positif saja. Kalau kita berpikir positif itu akan bisa meningkatkan rasa percaya diri pemain. Mudah-mudahan Deme dan Feri bisa padu,’’ imbuhnya. 

Bagaimana bila Kei Hirose dan Rafael Gomes de Olivera dijaga ketat pemain PSS? ‘’Kita sudah mengantisipasi jika Kei dan Rafinha dimatikan,’’ jawabnya. 

Sementara itu, head coach PSS, Seto Nurdiyantoro membenarkan bahwa Brian dan Mila absen di pertandingan nanti. Selain itu, Haris Tuharea belum dipastikan bisa bermain akibat cedera. 

‘’Tapi kita lihat perkembangannya sampai besok pagi (hari ini),’’ kata pelatih 45 tahun tersebut. 

Menurut dia, absennya Brian mengurangi kekuatan timnya. Pada beberapa pertandingan, timnya kesulitan menciptakan peluang dan mencetak gol. Sebab, gelandang berpaspor Argentina tersebut selama ini menjadi kreator serangan PSS serta memiliki karakter menyerang yang bagus. Menurut Seto, pemain lain yang berposisi sama seperti Brian memiliki karakter yang berbeda-beda.  

‘’Jadi pemain lain tidak bisa seperti Bryan. Tapi kami mencoba untuk menemukan bagaimana saling mengisi di situ,’’ tukasnya. 

Bek PSS, Bagus Nirwanto menyatakan, dirinya dan rekan-rekannya siap menghadapi Persela. PSS harus bekerja keras untuk bisa mencuri poin dari Persela, yang terkenal sulit dikalahkan ketika bermain di kandang.  

‘’Entah bisa mencuri satu atau tiga, yang penting kita harus berusaha dulu di pertandingan nanti,’’ ujar Bagus.

(bj/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia