Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
DPUPR Fokus Bangun Saluran Irigasi dan Waduk

Konsisten Dorong Tingkatkan Produksi Pertanian

10 Desember 2019, 07: 35: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Plt Kepala DPUPR Tuban Edy Kartono, ST., MT.

Plt Kepala DPUPR Tuban Edy Kartono, ST., MT. (Ist/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tuban konsisten dalam mendorong ketahanan pangan di Kabupaten Tuban.

Berbagai infrastruktur fisik sumber daya air (SDA) untuk menunjang produksi pertanian pun terus dibangun. Mulai dari pembangunan saluran irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan dan normalisasi waduk, hingga pengelolaan infrastruktur pengendali banjir dan pengelolaan infrastruktur konservasi sungai.

Selama tahun anggaran 2019 ini misalnya. Pembangunan dan rehabilitasi saluran irigasi mencapai 26 titik yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban. Sementara untuk pembangunan dan normalisasi waduk sebanyak tiga titik. Serta pengelolaan infrastruktur pengendali banjir sebanyak 23 titik dan pengelolaan infrastruktur sungai sebanyak 24 titik. (Selengkapnya pada grafis).

Pembangunan tanggul di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak.

Pembangunan tanggul di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak. (Ist/Jawa Pos Radar Tuban)

Plt Kepala DPUPR Tuban Edy Kartono, ST., MT. mengatakan, pembangunan infrastruktur fisik SDA dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Utamanya dalam meningkatkan potensi pertanian di Tuban. ‘’Harapannya, dengan tersedianya kebutuhan air melalui pembangunan maupun normalisasi saluran irigasi dan waduk, hasil pertanian di Kabupaten Tuban semakin meningkat,’’ tuturnya.

Disampaikan Kartono, sapaan akrabnya, ketersediaan air untuk menunjang hasil pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupatan Tuban yang dicanangkan Bupati Tuban Fathul Huda. 

Karena itu, sarana infrastruktur penyediaan air akan terus dilakukan dengan menambah jaringan irigasi dan waduk. Khususnya pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi kuat untuk meningkatkan hasil pertanian.

Kalau sebelumnya hanya bisa panen sekali setahun, karena hanya mengandalkan air tadah hujan, kini dengan adanya saluran irigasi maupun waduk, ketersediaan air semakin cukup, sehingga bisa panen lebih dari sekali,’’ kata dia berharap. 

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir Pemkab Tuban mampu mencapai target produksi tanaman pangan tertinggi se-Jatim sekaligus menjadi salah satu kabupaten/kota lumbung pangan nasional.

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia