Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Amir Burhannudin, SH Bacabup-Bacawabup Tuban

PDI Perjuangan Jadi Incaran Seluruh Parpol

08 Desember 2019, 19: 47: 13 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Amir Burhannudin, SH Bacabup-Bacawabup Tuban

Amir Burhannudin, SH Bacabup-Bacawabup Tuban

Share this      

DPC PDI Perjuangan menjadi salah satu incaran seluruh partai politik untuk diajak koalisi Pilkada Tuban 2020. Pertimbangannya, selain kader partai yang militan dan solid dari atas hingga grassroots, mesin politik partai ini berjalan baik. Partai ini juga sukses merebut kursi pimpinan DPRD Tuban dari hasil pemilu legislatif April lalu, setelah periode sebelumnya (pileg 2014) kursi pimpinan dewan sempat lepas. 

Tingginya perolehan suara hasil pemilu 2019 mengantarkan partai berlambang banteng moncong putih urutan ketiga peraih suara terbanyak. Dan sebanyak 5 kursi DPRD Tuban berhasil dipertahankan PDI Perjuangan Tuban. 

Cukup beralasan sejumlah parpol ingin meminangnya. Partai Golkar, misalnya. Ketua DPD Partai Golkar Tuban Aditya Halindra Faridzky sempat berstatemen telah berkomunikasi dengan DPC PDI Perjuangan sebelum dirinya mendeklarasikan diri maju sebagai bacabup Pilkada Tuban 2020. Tak hanya itu. PKB Tuban sebagai partai penguasa kerap berkomunikasi dengan PDI Perjuangan Tuban. Bahkan DPC Partai Gerindra Tuban rela sowan ke DPC PDI Perjuangan untuk membangun koalisi politik. Begitu juga Poros Perubahan yang digalang Partai Demokrat, Partai NasDem, PPP, dan PAN yang berambisi menambah pundi kekuatan koalisi. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban Andhi Hartanto ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban menyampaikan, DPC PDI Perjuangan Tuban telah membangun komunikasi politik dengan semua parpol (partai peraih kursi parlemen seperti PKB, Partai Demokat, Gerindra, PAN, PPP, Partai NasDem, PBB, Hanura, dan PKS) terkait Pilkada 2020, termasuk dengan Partai Golkar. Dan saat ini proses penyaringan dan rekomendasi bacabup dan bacawabup menjadi kewenangan DPP PDI Perjuangan. 

‘’Semua parpol berkeinginan untuk duduk bersama-sama menyiapkan calon pemimpin terbaik untuk Tuban di 2020 nanti,’’ kata dia. 

Tentu, lanjut Wakil Ketua DPRD Tuban ini, PDI Perjuangan membuka ruang yang sama kepada semua parpol untuk duduk bersama-sama. Sehingga parpol lain mengajak PDI Perjuangan, begitu juga PDI Perjuangan juga mengajak parpol lain untuk duduk bersama-sama. 

Konstelasi politik yang menghangat menimbulkan beragam spekulasi dan persepsi serta analisa atas sikap PDI Perjuangan Tuban dengan proses penjaringan yang dilakukan lebih awal. Apalagi dari kader PDI Perjuangan Tuban bercokol bacabup dan bacawabup yang cukup diperhitungkan elektabilitasnya. Salah satunya Amir Burhannudin, tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa/Kecamatan Bancar. Belakangan muncul pasangan bacabup dan bacawabup yang kerap dibicarakan masyarakat. 

Di antaranya Amir Burhannudin-M. Anwar (koalisi PDI Perjuangan-Partai Demokrat), Amir Burhannudin-Agus Maimun (koalisi PDI Perjuangan-Poros Perubahan),  Amir Burhannudin-Eko Wahyudi (PDI Perjuangan-Gerindra). Tak hanya itu, juga muncul opsi sebagai bacawabup. Seperti Khozanah Hidayati-Amir Burhannudin (PKB-PDI Perjuangan), Aditya Halindra Faridzky-Amir Burhannudin (Golkar-PDI Perjuangan), Eko Wahyudi-Amir Burhannudin (Poros Perubahan, Gerindara-PDI Perjuangan). ‘’Ya itu yang saat ini berkembang di masyarakat dan kalangan parpol,’’ kata Amir Burhannudin, cucu KH. Musa Nurhadi, Syuriah PCNU Tuban di era Ketua PCNU Tuban KH. Abdul Matin. 

Mantan Wakil Ketua Badan Bantuan Hukum DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga diundang oleh Poros Perubahan Tuban pada agenda Minggu (8/12) malam nanti. Namun Pengurus Pusat GP Ansor ini menyampaikan surat resmi ketidakhadiran atas undangan tersebut. 

‘’Status diri saya adalah sebagai kader PDI Perjuangan. Oleh karena itu dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada para pimpinan partai koalisi Poros Perubahan Kabupaten Tuban, kami menyarankan agar silaturrahmi, koordinasi bahkan sampai pada level koalisi untuk dibangun secara langsung dengan DPC PDI Perjuangan Tuban,’’ terang Amir menjawab surat undangan secara tertulis kepada Poros Perubahan Tuban.   

Ketidakhadiran lawyer muda ini sebagai wujud memegang ideologi tinggi terhadap PDI Perjuangan. Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDI Perjuangan Tuban (2005-2010) ini memegang teguh komitmennya sebagai kader. 

Dalam kontestasi Pilkada Tuban 2020 ini, alumnus Pondok Pesantren Sunan Bejagung (Nurul Anwar) ini salah satu bacabup dan bacawabup yang diperhitungkan. Kepala Departemen Pemerintahan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (2015-2019) ini merupakan salah satu politisi yang hanya mendaftar di DPC PDI Perjuangan Tuban. Pro-aktif dan komunikatif dengan DPC PDI Perjuangan, PAC, Pengurus Ranting, serta para tokoh di Tuban menjadi salah satu keunggulan Sekretaris Asprov PSSI Jatim ini. Namun sampai saat ini DPC PDI Perjuangan Tuban belum menentukan sikap politisnya menjelang Pilkada Tubn 2020. So, kini saatnya menanti kemanakah PDI Perjuangan Tuban berlabuh.

(bj/zak/wid/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia