Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport
3 PERSELA V PSM 1

MASIH ADA TIGA LAGA

08 Desember 2019, 15: 22: 35 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

AKHIRI PUASA GOL: Ekspresi Alex dos Santos setelah menciptakan gol ketiga Persela di Stadion Surajaya Lamongan kemarin sore.

AKHIRI PUASA GOL: Ekspresi Alex dos Santos setelah menciptakan gol ketiga Persela di Stadion Surajaya Lamongan kemarin sore. (Anjar Dwi P/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Persela Lamongan masih berada di jalur yang benar untuk tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Tim biru muda ini menggulung tamunya PSM Makassar dengan skor 3-1 kemarin sore (7/12). Dua gol awal Persela lahir dari kaki Rafael ‘’Rafinha’’ Gomes De Olivera (41’), dan Sugeng Efendi dimenit (76’). 

Satu gol lagi dilesakkan Alex do Santos Goncalves pada menit ke-90. Gol ini sekaligus mengakhiri puasa gol selama 16 laga sebelumnya. Sedangkan sebiji gol PSM dicetak Rizky Pellu pada menit ke-31.

‘’Saya bangga. Dengan dia cetak gol hari ini, di sisa tiga pertandingan ini, kita berharap dia memberikan kontribusi yang terbaik. Harus terus kita motivasi dia,’’ tutur head coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan.  

persela, liga satu, zona degradasi,

persela, liga satu, zona degradasi, (Anjar Dwi P/Jawa Pos Radar Lamongan)

Tuan rumah memulai kick-off dengan tampil menyerang. Baru 34 detik berjalan, Persela memberikan ancaman kepada pertahanan PSM. Berawal dari umpan Rafinha kepada Delvin Rumbino, pemilik  nomor punggung 99 itu meneruskan umpan kepada Malik Risaldi. Namun, umpan tersebut gagal dikonversi menjadi gol. 

Pada menit ke-6, giliran Rafinha berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain belakang PSM. Namun, tendangannya masih mampu dibaca pemain PSM.

Sementara tim tamu mendapatkan peluang pada menit ke - 20 melalui Amido Balde. Meski menang duel udara, heading pemaing jangkung tersebut masih menyamping.

Namun, gawang Persela kebobolan lebih dulu di menit ke-31. Berawal Dwi Kus menepis bola yang membentur Demerson, Rizky Pellu dengan mudah menyarangkan bola liar ke gawang tanpa panjagaan.

Nil akhirnya merefresh lini serang Persela. Malik Risaldi yang dinilai kurang maksimal, ditarik keluar pada menit ke-35. Peran pemain nomor punggung 77 tersebut digantikan Sugeng Efendi. 

Pada menit ke-39, Alex dijatuhkan pemain belakang PSM. Wasit menghadiahi Persela penalti. Rafinha yang ditunjuk sebagai eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Papan skor berubah menjadi 1-1. Skor imbang ini bertahan hingga turun minum.

‘’Salut untuk pemain atas perjuangannya hari ini. Mudah-mudahan mereka tetap rendah hati. Karena kita masih ada tiga pertandingan lagi,’’ ujar pelatih 49 tahun tersebut.  

Di babak kedua agresivitas serangan Persela menurun. Rafinha yang dikawal diketat Aaron Evans tak bisa lagi berakselerasi. Bahkan tim tamu lebih banyak menekan. Beberapa kali pemain belakang Persela kerap melakukan kesalahan sendiri. Untungnya kesalahan tersebut tak mampu dikonversikan penggawa Juku Eja - julukan PSM menjadi gol. 

‘’Terlihat si Rafinha dimatikan oleh Aaron. Tapi Alex bisa membuka ruang,’’ imbuh pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut. 

Gol yang dinanti-nanti publik Lamongan akhirnya tercipta di menit ke-77 melalui Sugeng Efendi. Gol tersebut meningkatkan rasa percaya diri skuad Laskar Joko Tingkir. Alex dos Santos Goncalves akhirnya menutup skor menjadi 3-1 berkat golnya melalui sundulan kepala di menit ke-90. 

‘’Dengan kemenangan ini target kita tercapai. Anak-anak bisa melaksanakan taktikal dengan baik, terutama di babak kedua,’’ tukasnya. 

Head coach PSM Darije Kalezic menilai anak asuhnya melakukan pengulangan kesalahan seperti di pertandingan away sebelumnya. Menurut dia, timnya mampu mengontrol permainan seratus persen. 

‘’Dan kita bisa lihat bahwa banyak pemain yang kehilangan fokus dan konsentrasi. Kita buat kesalahan dan kita kemasukan. Sehingga kita kalah,’’ katanya. 

Menurut dia, gol yang tercipta ke gawang PSM bukan karena kualitas dari pemain Persela. Meski begitu, Darije memberikan ucapan selamat kepada tim tuan rumah yang mampu meraih tiga poin atas timnya. 

‘’Semoga mereka beruntung dalam pertarungan untuk bisa bertahan di Liga 1,’’ katanya.

Jauhi Zona Degradasi

KEMENANGAN Persela 3 - 1 atas PSM kemarin sore (7/12) membuat tim kebanggaan warga Lamongan tersebut memerlebar jarak dengan tiga tim di zona degradasi. Persela kini mengoleksi 37 poin. Sedangkan Semen Padang meraup 31 poin, Badak Lampung FC  dan Kalteng Putera masing – masing 30 poin. 

‘’Semua tak lepas kerja keras pelatih, pemain, dan dukungan dari seluruh warga Lamongan,’’ tutur CEO Persela, Yuhronur Efendi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Semen Padang sebelumnya sukses menggulung tuan rumah Barito Putera dengan skor 0-3. Sedangkan, Kalteng Putera takluk 1-4 dari tamunya Madura United. Sementara BLFC baru menjamu Persija hari ini (8/12). 

‘’Hasil ini membuat kita semakin optimistis bisa tetap menjaga tradisi berlaga di Liga 1,’’ ujar Yuhronur. 

Tambahan tiga poin itu membuat Persela merangsek ke posisi 14 dengan menggeser posisi Barito Putera. Sedangkan PSIS Semarang yang juga mengoleksi 37 poin bakal menjamu Arema FC, sore ini (8/12). 

‘’Persaingan di papan bawah untuk keluar dari zona degradasi makin ketat,’’ tukasnya. 

Kemenangan kemarin juga memerpanjang rekor Persela tak terkalahkan pada empat laga berurutan. Yakni menang atas tamunya BLFC (1 - 0), mempermalukan tuan rumah Borneo FC (1 - 2), dan menaklukkan Persib (0 – 2). 

‘’Semoga tren positif ini bisa berlanjut di laga selanjutnya,’’ ujar pria yang juga Sekkab Lamongan tersebut. 

Persela masih menyisakan tiga laga lagi. Yakni menjamu PSS Sleman, menantang tuan rumah PS Tira Persikabo, dan menjamu Semen Padang. ‘’Hasil ini kita syukuri tapi kita harus ingat masih ada tiga laga penting lagi yang harus kita menangkan,’’ ujar Yuhronur.

(bj/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia