Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Picu Sambaran Petir, Tower Provider Disegel Warga

08 Desember 2019, 15: 06: 16 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KECEWA : Bangunan tower provider bersama di Kelurahan Sukolilo yang disegel oleh warga.

KECEWA : Bangunan tower provider bersama di Kelurahan Sukolilo yang disegel oleh warga. (A Ath'o Illah/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Sejumlah warga di Kelurahan Sukolilo Kecamatan Tuban terpaksa menyegel bangunan tower provider bersama yang berlokasi di RT 1/RW 4 kelurahan setempat. Aksi tersebut sebagai bentuk keresahan terkait keberadaan base transceiver station (BTS) atau tower provider yang kerap memicu sambaran petir saat hujan turun. 

Proses penyegelan yang dilakukan beberapa hari lalu itu disaksikan langsung oleh pihak perusahaan pemilik tower yang saat itu berada di lokasi setelah mendapat protes warga.

Darkah, salah satu warga mengatakan, aksi penyegelan itu dilakukan karena warga sudah cukup resah dengan keberadaan tower tersebut. Pasalnya, tower yang diketahui milik perusahaan PT IBS Surabaya itu kerap memicu hantaran petir yang kemudian menyambar barang-barang elektronik milik warga.

Disampaikan Darkah, aksi penyegelan sebagai bentuk protes warga itu sudah disampaikan melalui surat kepada pihak kelurahan, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Polres, Kodim, hingga bupati. 

‘’Kami tidak ingin ada dampak lagi. Jika tower ini masih ingin beroperasi, harus ada jaminan bahwa keberadaan tower ini tidak membawa dampak negatif untuk warga sekitar,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban saat ditemui di lokasi kemarin (7/12).

Diungkapkan Darkah, telah banyak dampak negatif yang ditimbulkan akibat keberadaan tower tersebut. Salah satu dampak yang nyata adalah banyaknya perabotan elektronik, seperti tv, sibel, dan perangkat elektronik lain milik warga yang rusak akibat tersambar petir. 

‘’Awal berdiri (tower, Red) pada 2007 dampaknya tidak begitu kelihatan. Tapi tiga tahun terakhir ini, setiap kali hujan turun petir sering menyambar di sekitar lokasi tower. Entah karena towernya mulai ada yang rusak atau ada faktor lain. Yang jelas warga sangat resah, sehingga kami terpaksa menyegel,’’ tegasnya.

Lebih lanjut Darkah menyampaikan, akibat sambaran petir yang terjadi beberapa hari lalu, sejumlah perabotan elektronik milik warga rusak. ‘’Hampir sebagian besar rumah warga yang berada di sekitar tower kena,’’ ujarnya.

Masih dikatakan Darkah, tuntutan warga bukan lagi soal kompensasi. Tapi juga rasa aman dan nyaman. ‘’Percuma kalau hanya kompensasi. Tapi setiap kali hujan kita merasa resah,’’ tandasnya.

Kepala Satpol PP Tuban Hery Muharwanto belum bisa dikonfirmasi atas tindakan penyegelan yang dilakukan oleh warga tersebut. Hingga berita ini ditulis, saat dihubungi via ponselnya tak kunjung diangkat.

(bj/tok/wid/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia