Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Akibat Diterjang Puting Beliung

Puluhan Rumah Roboh dan Rusak Berat 

06 Desember 2019, 13: 57: 05 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

ROBOH: Rumah yang disapu puting beliung di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan. 

ROBOH: Rumah yang disapu puting beliung di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan.  (BPBD FOR RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Hujan di awal musim penghujan yang mengguyur  wilayah selatan Tuban pada Rabu (4/12) sore hingga malam memicu petaka. Puluhan rumah pada empat kecamatan mengalami roboh dan rusak berat. Sementara belasan pohon penghijauan dan tiang listrik tumbang. Empat kecamatan tersebut, Parengan, Rengel, Senori, dan Semanding. 

Terparah di wilayah Kecamatan Parengan. Tercatat, tujuh bangunan roboh di Desa Kumpulrejo, Kemlaten, dan Sembung. Tujuh belas bangunan lain rusak berat. Tumbangnya sejumlah pohon dan tiang listrik menimpa kabel listrik. Saluran listrik PLN pun padam beberapa jam.

Di wilayah Kecamatan Rengel, puting beliung hanya menerjang Desa Kecamatan Rengel. Sementara di Kecamatan Senori hanya meneror Desa Banyuurip dan Kecamatan Semanding di Desa Bektiharjo.  

Kasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Gendut mengatakan, dampak angin ribut terparah di Kecamatan Parengan. Meski tidak ada korban jiwa, dia memerkirkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Selain merusak rumah, puting beliung juga mengobrak-abrik bangunan RA Nurul Huda. Di Semanding, dia belum mendata jumlah rumah yang rusak. Hanya diketahui banyak pohon yang tumbang dan menimpa sebagian rumah. ‘’Untuk kawasan kota, meski hujan terpantau masih aman,’’ jelasnya.

Gendut menerangkan, puting beliung adalah fase peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Diperkirakan angin masih mengancam hingga triwulan pertama tahun depan. ‘’Potensi angin ribut masih berlangsung,’’ jelasnya. 

Sehari sebelumnya, Selasa (3/12) puting beliung menerjang wilayah Senori dan Singgahan. Kekuatannya lebih dahsyat. Data BPBD Tuban menyebutkan, tercatat 200 bangunan di Senori rusak ringan dan 3 bangunan rusak parah. Rinciannya, 150 bangunan rusak ringan dan 1 bangunan rumah rusak berat di Desa Rayung. Sementara di Katerban, 50 bangunan rusak ringan dan 1 bangunan rusak berat. Di Desa Wonosari 1 rumah roboh. Di Desa Binangun, Kecamatan Singgahan tercatat satu rumah roboh milik Lasmin, 55. 

Gendut mengatakan, puting beliung bisa terjadi di daerah rawan, sehingga dia mengimbau masyarakat di daerah rawan agar lebih berhati-hati. (yud/ds)

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia