Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Baru Terpenuhi 79 Persen Kebutuhan Air

06 Desember 2019, 13: 46: 37 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BELUM MAKSIMAL: Warga Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo mengambil air dari embung untuk mandi dan kebutuhan sehari – hari.

BELUM MAKSIMAL: Warga Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo mengambil air dari embung untuk mandi dan kebutuhan sehari – hari. (Anjar Dwi P/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kebutuhan air di Lamongan mencapai 108 juta meter kubik (m3) selama setahun. Kebutuhan itu hingga kini belum bisa terpenuhi. 

Pengerukan embung dan waduk hanya mampu meningkatkan kesediaan air menjadi sekitar 86 juta m3 atau 79 persen dari total kebutuhan.  “Kita usahakan setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan ideal, tapi pelaksanaannya bertahap,” kata Kasi Irigasi Pedesaan Dinas PU SDA Lamongan, Lutfi. 

Menurut dia, tahun ini alokasi pengerukan embung mencapai Rp 4,4 miliar. Dana tersebut untuk mengeruk 33 embung. 

Tahun depan, rencananya ada 24 embung yang dikeruk. Estimasinya, ada peningkatan daya tampung mencapai sekitar 114 ribu m3. 

Selain alokasi pemkab, Lutfi mengatakan bahwa desa juga diarahkan untuk mengalokasikan kegiatan pengerukan embungnya. Saat ini ada 360 embung desa. (rka/yan) 

(bj/rka/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia