Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport
ATLETIK

Final Diulang, Sabet Medali Emas

05 Desember 2019, 09: 38: 25 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BANGGA : Muhammad Suda Hilmi saat menerima medali emas dengan dua rekannya dalam Pospenas VIII di Bandung.

BANGGA : Muhammad Suda Hilmi saat menerima medali emas dengan dua rekannya dalam Pospenas VIII di Bandung.

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Atlet Atletik Lamongan, Muhammad Suda Hilmi berhasil menyumbang satu medali emas bagi Tim Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII 2019 di Bandung. Atlet dari Pondok Pesantren Ismailiyah Almuhtadi Paciran itu bertanding di nomor lomba lari estafet dan lari 100 meter.

Menurut Suda-panggilan akrabnya menuturkan, medali emas didapatkan dari nomor lomba estafet dengan catatan waktu 45,04 detik. Dia satu tim bersama dua pelari dari Kota Malang dan Jombang. Sebelum melenggang di babak final, timnya sempat seri dengan provinsi lain dengan catatan waktu 45,07 detik.

‘’Saat babak final kami melawan tim dari Provinsi Bali, Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Banten, dan D.I. Yogyakarta. Final sempat diulang karena seri dengan tim lain. Alhamdulillah, kemdudian kami berhasil finish urutan pertama,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/12).

Sedangkan di nomor lari 100 meter, Suda hanya bisa finish di urutan keempat, dengan catatan waktu 11,60 detik. Di babak final, dia bersaing dengan rekan setimnya, Muhammad Rahadi Zidan yang berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 11,38 detik.

‘’Babak final di nomor lomba lari 100 meter diikuti delapan atlet dari Provinsi Jawa Tengah, Bali, Banten, Riau, Sumatera Utara, dan Bangka Belitung. Dari Jatim ada dua atlet yang sama-sama final. Rahadi yang menjadi juara pertama dan saya juara keempat,’’ ungkapnya.

Medali emas yang disumbangkan Suda, akhirnya berhasil membawa Tim Jatim menjadi juara umum ketiga dalam Pospenas VIII itu. Dengan total perolehan medali 10 emas, 14 perak, dan 16 perunggu. ‘’Sebelumnya saya menjalani pemusatan latihan daerah (puslatda) di Surabaya selama satu bulan,’’ ujarnya.

(bj/din/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia