Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Los.… Mumpung tanpa Larangan 

05 Desember 2019, 09: 22: 17 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

AJI MUMPUNG: Banner bacabup dan bacawabup bertebaran di sepanjang jalur pantura.

AJI MUMPUNG: Banner bacabup dan bacawabup bertebaran di sepanjang jalur pantura. (A Ath'o Illah/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Tuban – Pra pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 seakan menjadi ajang show of force bagi bacabup maupun bacawabup yang ingin dikenal masyarakat. Mereka berlomba-lomba mencari eksistensi dengan memasang banner sebanyak-banyaknya. Tidak peduli mendapat rekom atau tidak, yang penting eksis dulu. Mumpung masih tersedia panggung dan tidak terikat aturan larangan di luar jadwal tahapan pilkada.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, di sepanjang jalur pantura misalnya. Berbagai ''merek'' bacabup maupun bacawabup bak jamur di musim penghujan. Bertebaran di sepanjang jalan. Seakan sudah memasuki masa kampanye.

Pemasangan banner tersebut tidak sedikit yang ngawur. Asal pasang. Abaikan pelanggaran. Seperti terlihat dalam foto. Banner yang berukuran cukup besar itu diikatkan pada tiang lampu penerangan jalan umum (JPU). Cukup membahayakan apabila tertiup angin kencang.

Kepala Satpol PP Tuban Hery Muharwanto mengatakan, pihaknya masih terus memantau perkembangan pemasangan banner bacabup-bacawabup. Termasuk memantau yang melanggar. ‘’Kalau melanggar ya kita tertibkan,’’ tegasnya.

Saat ini, kata Hery, sapaan akrabnya, masih terus dilakukan pemantauan. ‘’Jika ditemukan ada yang melanggar, kita ingatkan untuk ditertibkan. Jika tidak diindahkan, ya kita tertibkan,’’ katanya.

Disampaikan Hery, karena pemasangan banner bacabup maupun bacawabup belum memasuki masa kampanya, maka proses eksekusi banner yang melanggar aturan tidak perlu koordinasi dengan KPUK maupun Bawaslu. ‘’Pokoknya kalau melanggar kita turunkan,’’ tegasnya.(tok/ds) 

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia