Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Agendakan Bangun Istana Sampah

04 Desember 2019, 15: 39: 40 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

UNIK: Maket Istana Sampah yang rencananya dibangun di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban.

UNIK: Maket Istana Sampah yang rencananya dibangun di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban. (Repro Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban - Aksi bersih-bersih sampah di sepanjang pantai tampaknya belum menjadi solusi yang tepat untuk membebaskan daratan yang berbatasan dengan laut tersebut dari sampah. Terutama sampah plastik. 

Di pantai sepanjang Jalan RE Martadinata hingga pantai di kawasan pemukiman nelayan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban misalnya. Sampah plastik bertebaran. 

Solusi yang diyakini ampuh untuk membersihkan limbah rumah tangga tersebut adalah pengelolaan dan pemanfaatan sampah agar tepat guna. Itulah yang saat ini menjadi fokus Forum Bank Sampah Tuban (FBST). Komunitas pengelolaan sampah tersebut mengagendakan untuk membuat destinasi wisata berbasis sampah plastik pertama di Tuban. Wisata didirikan dengan mayoritas bahan material eco brick, batu bata dari olahan sampah plastik.

Pendamping FBST Kemal Khoirur Rahman mengatakan, selama ini sampah plastik menjadi problem negara-negara maju dan berkembang. 

Demikian pula di Tuban. Permasalahan sampah sepertinya tidak pernah usai. Satu-satunya cara membuat plastik agar tidak berserakan menjadi sampah adalah dengan pemanfaatan yang optimal. ‘’Jika plastik memiliki nilai jual, maka tidak akan lagi jadi sampah, melainkan jadi sesuatu yang dicari,’’ kata dia. 

Karena itu, dia bersama komunitasnya merencanakan agar sampah memiliki nilai jual dengan cara membuat lokasi wisata berbasis sampah. Seluruh sampah plastik dimanfaatkan sebagai pengganti material. Nantinya, sampah akan dikelola dengan cara pembakaran untuk memadatkan plastik. Semakin banyak sampah plastik, akan membuat bangunan semakin luas bak istana. ‘’Semoga bisa terealisasi, destinasi wisata nyaman yang berbasis olahan sampah plastik,’’ kata Kemal. 

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia