Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pasang Lampu Habiskan Rp 5,7 Miliar

04 Desember 2019, 15: 29: 50 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DIPERCANTIK: Pekerja dari kontraktor ketika mengerjakan proyek lampu tiga warna. Anggaran mempercantik Jembatan Sosrodilogo campai Rp 5,7 miliar.

DIPERCANTIK: Pekerja dari kontraktor ketika mengerjakan proyek lampu tiga warna. Anggaran mempercantik Jembatan Sosrodilogo campai Rp 5,7 miliar. (Bhagas Dani Purwoko/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Anggaran untuk mempercantik Jembatan Sosrodilogo cukup besar. Jembatan yang menyambungkan Kecamatan Kota dan Trucuk itu kini dipasang lampu penerangan dan lampu hias akrilik. 

Total anggaran dihabiskan untuk pemasangan lampu penerangan yang baru senilai Rp 5,1 miliar. Sedangkan, pemasangan lampu hias akrilik menelan anggaran sebesar Rp 614 juta. Sehingga, total dua proyek lampu penerangan itu sekitar Rp 5,7 miliar.

Mukhlisin, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim) dan Cipta Karya Bojonegoro mengatakan, pemasangan lampu penerangan di Jembatan Sosrodilogo sudah rampung. Kontraktor tinggal menunggu pemasangan kWh meter. Pihak kontraktor sudah membayar ke PLN. Sedangkan, pemasangan lampu hias akrilik masih proses pembuatan kerangka tulisan yang berbahan akrilik. 

“Kalau pemasangan lampunya sudah selesai. Kami juga sudah mengetes semua lampu telah berfungsi. Jadi tinggal tunggu kWh meternya. Sedangkan, paket pekerjaan lampu hias akriliknya masih proses,” katanya kemarin (3/12).

Berdasar data sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), diketahui pagu anggaran untuk pemasangan lampu baru Jembatan Sosrodilogo senilai Rp 5,7 miliar. Sedangkan, pemasangan lampu hias akrilik sebesar Rp 732 juta.

Mukhlisin membenarkan, bahwa pagu anggaran lampu penerangan baru itu sebesar Rp 5,7 miliar. Lalu hasil negosiasi harga menjadi Rp 5,1 miliar. Pemenang tendernya  CV Vitaulindo dari Jakarta Selatan. Sedangkan, pagu anggaran tulisan lampu hias Jembatan Sosrodilogo senilai Rp 732 juta, dan hasil negosiasi menjadi Rp 614 juta. CV Dua Raka AR asal Kabupaten Sampang yang memenangkan tendernya.

“Nanti lampunya ada tiga warna yang menyorot ke arah jembatan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Sementara itu, Nugroho, warga Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota mengatakan, lampu yang dipasang di Jembatan Sosrodilogo terkesan mewah. Ia tak mau berkomentar banyak menyinggung besaran anggaran yang menghabiskan Rp 5,1 miliar. 

Pria berusia 30 tahun tersebut hanya berharap lampu penerangan di jembatan bisa bermanfaat bagi seluruh pengguna jalan. “Pastinya nanti jembatan makin ramai. Jadi jujukan masyarakat untuk foto-foto,” imbuhnya. 

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan, nilai anggaran yang diserap untuk memasang lampu penerangan dan lampu hias di Jembatan Sosrodilogo tentu cukup tinggi. Ia mengatakan, anggaran Rp 5,7 miliar seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membangun sekitar 4-5 jembatan di jalan-jalan poros kecamatan dibanding hanya untuk keindahan semata.

Namun, di sisi lain ia juga menilai bahwa pemkab menangkap fenomena masyarakat Bojonegoro suka berkunjung ke Jembatan Sosrodilogo untuk berswafoto. Sehingga, selain menjadi penerangan jalan umum, lampu itu bisa menjadikan jembatan sebagai destinasi wisata. 

Masyarakat bisa menikmati keindahannya sembari melihat Bengawan Solo. Sama halnya ketika melihat Jembatan Kasiman dan Jembatan Malo. “Sejujurnya saya sendiri pun belum melihat langsung ke lokasi untuk melakukan kajian. Namun, selama fungsinya bagi masyarakat umum, tentu tidak masalah. Karena usulan memperindah jembatan memang ditunggu masyarakat,” ujar politisi PKB ini.

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia