Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Lomba Mewarnai dan Menggambar Radar Tuban

Berkompetisi dengan Gembira dan Menyenangkan

Besok Final Lomba Mewarnai di Lamongan

01 Desember 2019, 15: 09: 09 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SELAMAT: Dari kiri, Manajer Pemasaran dan Event Ardian Ananto, General Manajer Radar Tuban Tulus Widodo, ketua tim dewan juri Tohari, perwakilan Bank Jatim Cabang Tuban Yuni Tri Ningsih, Kepala Disdik Tuban Nur Khamid, Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Z

SELAMAT: Dari kiri, Manajer Pemasaran dan Event Ardian Ananto, General Manajer Radar Tuban Tulus Widodo, ketua tim dewan juri Tohari, perwakilan Bank Jatim Cabang Tuban Yuni Tri Ningsih, Kepala Disdik Tuban Nur Khamid, Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Z (Tim Tuban/ Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Final Lomba Mewarnai dan Menggambar Jawa Pos Radar Tuban kemarin (30/11) menjadi ajang kompetisi dan adu kreativitas. Bertempat di Pendapa Krido Manunggal Tuban, 55 finalis jenjang KB, 60 finalis TK, 74 finalis kelas 1 -– 3 SD, dan 61 finalis kelas 4 -– 6 SD menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan gembira dan menyenangkan. 

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diiringi Tuban String Ansamble. Setelah itu dilanjutkan sambutan Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Zahidin. Di hadapan peserta dan undangan, dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung acara. Khususnya pemkab, disdik, dan seluruh sponsor. ‘’Peserta tahun ini sebanyak 21 ribu siswa. Finalis yang hadir saat ini bisa bangga karena terpilih menjadi yang terbaik dari puluhan ribu karya tersebut,’’ tuturnya. 

Kepala Disdik Tuban Nur Khamid dalam sambutannya mengatakan, mewarnai dan menggambar adalah media untuk melatih kreativitas anak didik. Menurut dia, prestasi tidak hanya bisa diukir dari bidang akademik. Kompetisi nonakademik pun menjadi lahan hijau untuk mencetak prestasi. Apalagi, kurikulum baru nantinya tidak lagi mengutamakan kemampuan akademik pada siswa. ‘’Yang terpenting bagi siswa adalah memiliki prestasi di masing-masing bidang yang dikuasai,’’ kata dia. 

BERPRESTASI: Kepala Disdik Tuban Nur Khamid menyerahkan hadiah juara 1 jenjang SD kelas 4-6 kepada Masayu Nadila dari SDN Latsari, Tuban.

BERPRESTASI: Kepala Disdik Tuban Nur Khamid menyerahkan hadiah juara 1 jenjang SD kelas 4-6 kepada Masayu Nadila dari SDN Latsari, Tuban. (Tim Tuban/ Jawa Pos Radar Tuban)

Sekda Tuban Budi Wiyana dalam sambutannya mengapresiasi Jawa Pos Radar Tuban yang berperan memajukan Bumi Wali melalui berbagai program yang diselenggarakan. Terutama di bidang pendidikan. Budi berharap dari kompetisi tersebut lahir para jawara muda yang bisa membanggakan Tuban di jenjang nasional dan internasional. ‘’Semoga acara seperti ini bisa terus diselenggarakan setiap tahunnya,’’ harap dia.  

Acara berlangsung meriah saat panitia membagikan puluhan doorprize untuk peserta yang aktif. Antara lain, yang menyanyi, mampu menebak kuis wawasan umum, tebak-tebakan lagu nasional dan daerah. Tak kalah heboh saat pengisi acara dari Tuban String Ansamble menghibur. 

Salah satu yang istimewa adalah penampilan duo Devon dan Naura Uistlag, pemain biola berdarah Belanda yang membawakan aransemen Long Long Ago. 

Pada pergelaran tersebut diserahkan plakat kepada Korilwildik Kecamatan Soko Arifin Kabrianto sebagai korwildik dengan peserta terbanyak, yakni 2.520 peserta. 

Acara ditutup dengan komentar dewan juri yang mengumumkan jawara dari masing-masing jenjang. Ketua tim dewan Juri Tohari mengaku sempat kebingungan memilih juara. Sebab, seluruh karya yang dikumpulkan sangat bagus dan memiliki nilai seni tinggi. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya tim dewan juri memutuskan pemenang. ‘’Selamat kepada seluruh pemenang. Semoga terus menghasilkan karya-karya luar biasa,’’ kata Tohari.

Bunda PAUD Berharap Diadakan Setiap Tahun

Setelah kemarin (30/11) Tuban, lomba mewarnai dan menggambar di media koran besok (2/12) digelar di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan. 

Bunda PAUD Lamongan, Makhdumah Fadeli, memberikan dukungannya kepada anak-anak yang akan mengikuti babak final. Dia mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan mewarnai yang digelar Jawa Pos Radar Lamongan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Lamongan  tersebut. Kegiatan tersebut dinilai sangat baik karena bisa menggali kreativitas anak. 

Menurut dia, generasi emas bangsa ini perlu dibina dan difasilitasi supaya bisa menangkap setiap peluang yang ada. Melalui media mewarnai dan menggambar ini, imajinasi anak semakin muncul. Sehingga ada keseimbangan  antara motorik kasar dan halusnya. 

Jika mereka bisa mewarnai dengan halus  dan telaten, maka berarti motoriknya bekerja dengan baik. Karena itu, istri dari Bupati Lamongan Fadeli ini sangat mendukung kegiatan lomba untuk perkembangan anak yang lebih positif lagi. “Kegiatan ini jangan hanya sekali saja, harapannya setiap tahun ada dan selalu berkembang,” harap perempuan yang juga ketua TP PKK Kabupaten Lamongan itu. 

Makhdumah mengatakan, Kabupaten Lamongan memiliki ikon wisata yang sangat banyak. Selain pantai, juga ada wisata religi. Bahkan, anak-anak bisa mulai mengenal desain-desain lokal seperti singo mengkok dan bandeng lele. 

Project Officer Lomba Mewarnai Lamongan, Abdul Madjid, menuturkan, final dan awarding lomba mewarnai dan menggambar diselenggarakan besok. Peserta diharapkan membawa alat tulis, meja tulis, dan akta kelahiran untuk registrasi. Peserta juga diminta hadir 15 menit sebelum acara dimulai agar bisa mempersiapkan tempat duduknya. Nantinya wali murid yang mengantar bisa menunggu di sekitar pendapa. Final lomba ini diikuti 215 peserta dari jenjang PAUD, TK, dan SD.

(bj/yud/rka/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia