Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
KPPN Tuban

SAKTI Berbasis Web Dukung SPAN

29 November 2019, 10: 55: 34 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KONSENTRASI: Satker mengikuti end user training SAKTI di aula kantor KPPN Tuban. 

KONSENTRASI: Satker mengikuti end user training SAKTI di aula kantor KPPN Tuban.  (KPPN FOR RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban Rabu (27/11) menyelenggarakan End User Training (EUT) Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Web. Acara yang digelar di aula kantor KPPN Tuban itu diikuti seluruh satuan kerja (satker) kementerian/ lembaga selain Kemenkeu di wilayah pembayaran KPPN Tuban. 

KPPN Tuban dan KPP Pratama Tuban sebagai satker Kemenkeu telah menggunakan aplikasi SAKTI mendahului satker lainnya sebagai piloting. Pelatihan yang dilaksanakan pukul 08.30 WIB berjalan lancar dan interaktif. EUT SAKTI Web diawali pembukaan Kepala KPPN Tuban Juli Kestijanti didampingi Kasi Pencairan Dana dan Manajemen Satker Djoko Dwi Soesanto yang juga moderator. Dilanjutkan materi dari narasumber Jawawi dan Mauli Nurdianto. Didampingi Firman, Hadi, Yoga, dan Wida. 

Para peserta membawa laptop yang terkoneksi wifi agar dapat mempraktikkan langsung materi yang disampaikan narasumber. Dalam sambutannya, Juli mengatakan, SAKTI merupakan aplikasi yang fungsinya untuk mendukung pelaksanaan SPAN (Sistem Perbendaharaan Dan Anggaran Negara). Seluruh user bisa memulai dengan meng-install aplikasi Pandu SAKTI di Playstore untuk mengikuti informasi terkini dan panduan penggunaan SAKTI Web. 

Satker dapat menggunakan SAKTI setelah melakukan pendaftaran user melalui KPPN Tuban dan penatausahaan secara mandiri. Serta melakukan penyusunan RKAKL DIPA dan revisi DIPA/POK pada SAKTI Web. Mulai tahun anggaran 2020, SAKTI berbasis web mulai diaplikasikan pada instansi atau satker pengelola dana APBN. 

SAKTI merupakan gabungan dari beberapa aplikasi yang digunakan pada satker sebelumnya. Selain itu juga mengadopsi proses bisnis yang sesuai dengan SPAN, yaitu menerapkan single database sehingga tidak duplikasi data seperti pada aplikasi sebelumnya.

SAKTI terdiri dari sembilan modul. Yakni, modul penganggaran, komitmen, pembayaran, bendahara, persediaan, aset tetap, piutang, pelaporan, dan administrator. Mengingat waktu implementasi yang semakin dekat, seluruh satker mitra kerja segera dilakukan end user training. Khususnya modul administrator dan modul penganggaran SAKTI. ‘’Modul administrator digunakan untuk perekaman user, pejabat dan penandatangan,’’ jelasnya.

Sedangkan modul penganggaran akan digunakan untuk revisi DIPA 2020 dan menyusun RKAKL 2021. Akhirnya, SAKTI Web mengakomodir seluruh tahapan anggaran mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran dari seluruh satker. KPPN memastikan EUT SAKTI terlaksana dengan baik. ‘’Kegiatan berjalan lancar dan akhir kegiatan diadakan post test materi training secara online,’’ ungkap dia.

Selain itu juga dilaksanakan survey online pelaksanaan training secara keseluruhan sebagai masukan untuk Ditjen Perbendaharaan dalam pelaksanaan training selanjutnya.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia