Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal
Hasil Otopsi Diduga Leher Korban Dijerat Tali

Pelaku Pembunuhan Tertangkap?

Ratusan Warga Berjubel Datangi TKP

28 November 2019, 15: 25: 47 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

RELA MELAWAN TERIK: Warga berjubel mendatangi TKP penemuan Aidatul Izah. Warga penasaran ada kabar polisi olah TKP lanjutan.

RELA MELAWAN TERIK: Warga berjubel mendatangi TKP penemuan Aidatul Izah. Warga penasaran ada kabar polisi olah TKP lanjutan. (Nurcholis/Jawa POs Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Misteri penyebab kematian Aidatul Izah, 20, janda hamil yang tewas mengenaskan mulai ada titik terang. Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, hasil visum dan otopsi mayat korban yang ditemukan di saluran irigasi Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Senin (25/11) lalu diketahui ada luka jeratan tali tampar di bagian leher.

Bahkan, kabar tertangkapnya terduga pelaku pembunuhan juga sudah sampai ke telinga masyarakat. Namun sayangnya, Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Rifaldhy Hangga Putra saat ditemui di ruangannya tak mau berkomentar sama sekali. 

Awak media menunggu di mapolres setempat, namun belum juga ada kepastian. Rifaldhy tak mau menjawab terkait simpang siurnya informasi bahwa terduga pelaku pembunuhan telah diamankan Selasa (26/11) malam. 

Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengatakan, perkara masih dilakukan pengembangan. Ia juga belum bisa banyak berkomentar terkait dugaan pembunuhan Aidatul Izah. Namun, kapolres yang rencananya baru bertugas hari ini (28/11) akan segera mengekspos progres pengungkapan kasus tersebut. Rencananya besok (29/11). 

’’Kami masih terus lakukan pengembangan kasus tersebut. Nanti akan kami ekspos, besok Jumat ya mas,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, tadi malam.

Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Sri Ismawati tak bisa memberikan keterangan secara detail hasil penyelidikan kasus pembunuhan ini. Ia masih menunggu informasi lebih lanjut dari kasatreskrim. Karena memang saat ini, pihak satreskrim masih terus mendalami dugaan pembunuhan tersebut. “Sabar dulu mas, nanti akan dirilis,” ujarnya.

Sementara itu, kabar ditangkapnya pelaku pembunuhan membuat warga berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Rata-rata warga yang datang ke TKP menerima informasi dari mulut ke mulut bahwa akan diadakan olah TKP ulang. 

Namun, ternyata hingga sore hari tidak ada pihak kepolisian yang datang ke TKP yang masih terpasang police line. Ada kemungkinan dibatalkan karena kondisi TKP tidak kondusif seiring berjubelnya warga berdatangan. 

Ani, salah satu warga Desa Ngumpakdalem mengatakan, penasaran ingin melihat saja. Karena berita kasus pembunuhan itu memang sangat menggemparkan, sehingga ia tak ingin melewatkannya. “Saya ya hanya ingin ikut lihat saja. Penasaran,” tuturnya.

Tak jauh beda dengan Suprapto yang juga hadir di TKP meski terik panas menyengat. Ia justru berharap bisa tahu sosok pelaku pembunuhan tersebut. Ia juga mengaku penasaran, sehingga rela datang ke TKP.

“Seumur-umur saya belum pernah lihat seperti ini, jadinya penasaran,” ujarnya.bh

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia