Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Rahmat Junaidi, ASN Pemkab Bojonegoro Yang Produktif Menulis

27 November 2019, 10: 58: 06 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Rahmat Junaidi menjadi salah satu ASN Pemkab Bojonegoro yang rajin membaca buku dan gemar menulis.

Rahmat Junaidi menjadi salah satu ASN Pemkab Bojonegoro yang rajin membaca buku dan gemar menulis. (M. Nurkhozims/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

Rahmat Junaidi menjadi salah satu ASN Pemkab Bojonegoro yang rajin membaca buku. Semangat membaca hingga ia gemar menulis. Karya tulisannya cukup banyak, hingga menerbitkan empat buku. 

“ALLAH SWT telah menurunkan Alquran sebagai pedoman hidup. Mari kita simak ayat dari Alquran yang kali pertama  diturunkan: Iqra’ (bacalah!), dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan. (QS. Al-Alaq: ayat 1). 

Saking pentingnya perintah membaca ini, Malaikat Jibril mengulang ayat tersebut, iqra’, “Bacalah” sampai tiga kali kepada Rasulullah sebagai penegasan. 

Para ahli tafsir Alquran sepakat, bahwa ayat yang kali pertama diturunkan oleh Allah tersebut menjadi penanda pentingnya membaca. Setelah proses membaca dan berpikir tersebut, Allah SWT memerintahkan manusia untuk menulis. 

Perintah menulis ini diungkapkan dalam surat Al-Alaq ayat ketiga berbunyi ’’Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam (pena),’’. Bahkan Allah SWT, bersumpah “Nun, demi Qalam (pena) dan apa yang mereka tulis” dalam surat Al-Qalam ayat kesatu. Maka, pantaslah “membaca”, “berpikir”, dan “menulis” diperintahkan Allah untuk menjadi kegiatan harus dilakukan manusia ketika hendak mendalami hal-hal yang berhubungan dengan keilmuan.  

Jawa Pos Radar Bojonegoro mengunjungi seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintaha Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang mencoba menjalankan perintah Allah SWT “membaca, berpikir, dan menulis”. Yakni, Rahmat Junaidi. 

Sebagai seorang ASN, Rahmat, sapaan akrabnya, berusaha untuk melaksanakan firman Allah di atas. Tidak hanya sebagai hobi juga sebagai kebiasaan (habit) hingga menjadi produktif. 

Rahmat sering menuangkan pikirannya lewat tulisan di kolom opini beberapa media cetak lokal Bojonegoro dan nasional. ASN produktif ini juga rajin mengisi kolom opini media online. Termasuk media NGO. Seperti di media NGO Infid, Lembaga PBB seperti UNDP dan World Bank. 

Menurut Rahmat, seorang ASN tidak hanya monoton mengerjakan tugas pokok dan fungsinya. Tapi, juga harus bisa menuangkan ide dan pemikirannya secara ilmiah menjadi sebuah tulisan yang bisa dipertanggungjawabkan. 

Untuk memperkaya dan memperkuat tulisan tersebut, harus didukung keinginan membaca. Berbagai bahan bacaan Rahmat merasa bersyukur di era sekarang sangat mudah untuk mendapat bahan bacaan secara online baik yang bersifat insidentil maupun berlangganan melalui internet. 

Rahmat  menulis berbagai opini, juga akhirnya mampu menyelesaikan menulis 4 bukunya dalam karirnya sebagai seorang ASN. Pria saat ini menjabat Kabag Keuangan DPRD Bojonegoro ini berhasil menerbitkan dalam katalog buku nasional. 

Empat buku tersebut adalah: Manajemen Pemasaran Rumah Sakit. Buku ini merupakan buku text book bagi mahasiswa yang memperdalam ilmu kesehatan. Karya buku diterbitkan 2011 ini sesuai dasar kelimuan lelaki yang sebelumnya pernah bertugas di RSUD dr. Sosodoro Djatikoesoemo. 

Buku berjudul Blessing Inspiration, merupakan kumpulan tulisan opini karya Rahmat yang pernah dimuat di Jawa Pos Radar Bojonegoro. Buku ini diterbitkan pada 2014. 

Buku ketiga berjudul Potensi Ekonomi Bojonegoro merupakan buku bersifat informatif tentang potensi ekonomi Kabupaten Bojonegoro yang berguna bagi para calon investor. Juga berguna untuk meningkatkan produk asli Bojonegoro ke platform Ekonomi Digital ( E-Commerce) diterbikan tahun 2018. 

Buku keempat berjudul Analisa Ekonomi Kerakyatan Bojonegoro untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Meningkatkan Daya Saing dengan Filosofi Ekonomi Kreatif merupakan suatu buku text book bagi yang akan memperdalam terkait ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif, khususnya contoh kasus di Kabupaten Bojonegoro diterbitkan pada 2019. 

Segala macam tulisan termasuk buku-buku tersebut adalah hasil membaca yang juga ditambah pengalaman saat Rahmat mengikuti pendidikan di dalam negeri, yaitu di Universitas Airlangga dan Universitas Gadjah Mada. Juga saat penugasan pendidikan dan pelatihan  ke luar negeri di Australia, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Tiongkok. 

Juga, ketika Rahmat, bertugas sebagai tenaga fungsional kesehatan di puskesmas dan RSUD. Termasuk ketika Rahmat pernah sebagai pejabat struktural di rumah sakit, bappeda, di badan kepegawaian pendidikan pelatihan, bagian perekonomian dan bagian keuangan sekretariat DPRD. Tak kenal lelah, Rahmat saat ini juga dosen pengajar di STIKES Muhammadiyah Bojonegoro. 

Dengan menulis, Rahmat merasa memberikan kemanfaatan lebih baik untuk dirinya maupun bagi orang lain bahkan masyarakat luas. Optimisme Rahmat ini cukup beralasan. Harapannya dengan tulisan dibaca oleh khalayak luas akan dapat memberikan solusi pada masalah sosial, kesehatan, ekonomi, teknologi, pendidikan. 

Sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat hingga akhir zaman kelak. Pada kesempatan ini Rahmat juga mengajak untuk rekan-rekan ASN agar senang membaca dan menulis yang bermutu dan bermanfaat, karena itu akan meningkatkan kualitas sebagai seorang ASN.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia