Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Kapal Tenggelam, 12 Nelayan Lamongan Dievakuasi ke Masalembu 

25 November 2019, 17: 17: 22 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SELAMAT : Para nelayan Lamongan saat dievakuasi di Pelabuhan Masalembu.

SELAMAT : Para nelayan Lamongan saat dievakuasi di Pelabuhan Masalembu. (POLAIRUD LMG FO/ Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

PACIRAN, Radar Lamongan - Sebanyak 12 Nelayan asal Lamongan berhasil diselamatkan setelah kapalnya tenggelam di perairan Masalembu kemarin (24/11). Kapal Motor (KM) Bini Andika asal Desa Kandangsemangkon Kecamatan Paciran tersebut tenggelam akibat ditabrak kapal bermuatan kontainer.

‘’Sebanyak 12 Orang nelayan Lamongan, meliputi ABK dan nakhoda, semua masih selamat dan masih di Masalembu,’’ kata Kasat Polairud Polres Lamongan, Iptu Winardi. 

Informasi yang diterima, ungkap dia, sekitar pukul 04.00 sebuah kapal TB AS Marina yang dinakhodai Hezroniyanto menerima sinyal permintaan bantuan dari  KMP Bini Andika. TB.AS Marina kemudian berputar haluan untuk mencari titik koordinat kapal yang membutuhkan bantuan itu, yang berjarak sekitar 2,5 mil dari lokasinya. Kemudian dilakukan penyelamatan dan semua korban berhasil dievakuasi. ‘’Semua korban telah sampai di Pulau Masalembu pada pukul 12.00 sampai saat ini (kemarin malam, Red) masih dilakukan pendataan lebih jauh,’’ ungkap Winardi.

Informasi dari Nakhoda  KM Bini Andika, kapalnya ditabrak sebuah kapal bermuatan kontainer sekitar pukul 02.00. Karena kondisi gelap, kapal yang menabrak tak dikenali. Sedangkan KM Bini Andikan mengalami bocor dan terombang-ambing di tengah laut. Sebelum kapal tenggelam, nakhoda minta para ABK  menyematkan diri dan dirinya menyempatkan diri meminta bantuan lewat radio. ‘’Sampai saat ini (kemarin malam, Red), belum menemukan data yang lengkap korban tersebut karena masih di Pulau Masalembu,’’ jelas Winardi. 

Dia mengaku, pihaknya melakukan kerja sama dengan beberapa nelayan Lamongan serta Polairud Masalembu untuk melakukan evakuasi pulang ke Lamongan, para korban tersebut. ‘’Sampai saat ini masih korrdinasi dengan Polairud Masalembu. Saat dipulangkan nanti, akan menjemput di Pelabuhan Surabaya,’’ katanya. 

Dia menambahkan, kapal nelayan itu diperkirakan berangkat melaut sekitar lima hari lalu. ‘’Mereka semua selamat dan telah diperiksa tim kesehatan di Pulau Masalembu,’’ tukasnya.

(bj/mal/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia