Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Poin di Bali Jadi Pelecut Semangat

23 November 2019, 16: 06: 07 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

JANGAN MENGULANG KESALAHAN : Melawan Borneo FC, Rabu (27/11) mendatang harus menjadi catatan Kiper Persela, Dwi Kuswanto agar tidak melakukan tindakan bodoh lagi seperti saat melawan Borneo FC di Stadion Surajaya Lamongan di putaran pertama lalu. 

JANGAN MENGULANG KESALAHAN : Melawan Borneo FC, Rabu (27/11) mendatang harus menjadi catatan Kiper Persela, Dwi Kuswanto agar tidak melakukan tindakan bodoh lagi seperti saat melawan Borneo FC di Stadion Surajaya Lamongan di putaran pertama lalu.  (ANJAR DWI PRADIPTA/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela Lamongan akan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda Rabu (27/11) mendatang. Meski saat ini tim berjuluk Pesut Etam tersebut menduduki runner klasemen sementara Liga 1, Laskar Joko Tingkir-julukan Persela tetap harus mematok target curi poin. Target itu tak berlebihan. Karena sebelumnya skuad Persela mampu  mencuri poin di kandang pemuncak klasemen sementara Liga 1, yakni Bali United. Apalagi tim kebanggaan warga Lamongan itu saat ini sangat membutuhkan poin agar terhindar dari ancaman degradasi.     

''Kita pernah mencuri poin di kandang pemuncak klasemen (Bali United). Jadi kesempatan kita untuk mendapatkan poin di sana (kandang Borneo FC) cukup terbuka,'' tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (22/11).

Bahkan, saat melawan Bali United, Persela tak diperkuat beberapa pemain pilarnya, seperti M. Zainuri dan Alex Dos Santos Gonzalves. Namun permainan Laskar Joko Tingkir justru lebih menggigit. Termasuk lini depannya tanpa diperkuat Alex. Laga melawan Bali United tersebut tentu harus menjadi inspirasi sekaligus pelecut semangat skuad Persela untuk mampu mencuri pemain. Termasuk menjadi catatan pelatih dalam menentuka line up.

Yunan mengatakan, hal itu harus menjadi catatan penting bagi tim pelatih, agar mampu memperkokoh pertahanan ketika menghadapi Borneo FC mendatang. Lini pertahanan Persela dipastikan komplit ketika menantang Borneo FC mendatang.

''Kita bertekad untuk bisa mencuri poin di sana (kandang Borneo FC),'' imbuh Yunan. 

Ini juga menjadi misi balas dendam bagi Persela yang ditahan imbang 2-2 di kandang oleh Borneo FC di putaran pertama lalu. Saat itu, Persela nyaris menang. Tapi wasit menghadiahi Borneo FC penalti di menit akhir, setelah Dwi Kuswanto berseteru dengan Wahyudi Hamisi. 

''Pemain nanti harus lebih tenang dan harus bisa menjaga emosi. Jangan sampai kembali melakukan tindakan yang merugikan tim,'' tukasnya.

Persela sementara bisa menghirup zona aman, atau satu strip di atas tiga tim di zona degradasi. Setelah, Semen Padang mampu mengalahkan Kalteng Putra dengan skor 1-0. Hasil itu membuat Kalteng Putra tak bisa menggeser posisi Persela. Bahkan saat ini berada di posisi juru kunci.

''Persaingan papan bawah sangat ketat. Jarak poin antar tim cukup tipis,'' ujar Yunan. 

Seperti diketahui, sebelumnya Persela menang secara dramatis 1-0 atas Badak Lampung FC (BLFC). Yunan berharap, kemenangan atas BLFC mampu ditransformasikan ke pertandingan selanjutnya. Sebab, Persela wajib memaksimalkan hasil di sisa pertandingan putaran kedua ini, agar bisa lolos dari zona degradasi. ''Semoga aura positif itu bisa ditunjukkan pemain di laga selanjutnya,'' pungkas Yunan.

(bj/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia