Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Molor Pembangunan Kantor Kecamatan Semanding

Sidak Wabup Belum Ngefek

22 November 2019, 16: 49: 07 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

CEPET SELESAIKAN: Wabup Tuban Noor Nahar Hussein sidak pembangunan kantor Kecamatan Semanding pada 4 November.

CEPET SELESAIKAN: Wabup Tuban Noor Nahar Hussein sidak pembangunan kantor Kecamatan Semanding pada 4 November. (HUMAS PEMKAB FOR/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Wabup Tuban Noor Nahar Hussein dua kali sidak proyek pembangunan kantor Kecamatan Semanding. Upaya tersebut ternyata belum mampu mendorong rekanan untuk segera menuntaskan proyek tersebut.

Terbukti, hingga kini proyek yang dimenangkan PT Pandega Wreksa Wisesa itu tak kunjung tuntas. Praktis, jika mengacu dari masa berakhirnya kontrak sejak 21 Oktober lalu, keterlambatan proyek dengan nilai pagu sekitar Rp 2,1 miliar itu sudah berjalan satu bulan. Namun, sampai proyek yang dikerjakan rekanan asal Nganjuk itu belum terlihat tanda-tanda bakal segera berakhir.

Camat Semanding Danarji mengatakan, berdasar hasil evaluasi tim pemeriksa proyek, rekanan menyatakan masih sanggup untuk menuntaskan proyek tersebut. ‘’Adendum perpanjangan kontrak juga sudah disampaikan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (21/11).

Meski telah mengajukan adendum perpanjangan kontrak, namun hal itu tidak menggugurkan denda atas keterlambatan yang harus dibayar. Yakni, 1 per 1000 atau 0,1 persen per hari dari nilai pagu proyek. Jika dinominalkan, maka denda yang harus dibayar Rp 2,1 juta. Praktis, jika dikalikan dengan keterlambatan yang sudah berjalan selama 32 hari (terhitung kemarin), maka total denda sekitar Rp 67 juta. ‘’Adendum perpanjangan kontrak tidak menggugurkan denda. Sampai hari ini denda tetap berjalan,’’ tegasnya.

Disinggung terkait persentase pekerjaan yang sudah berjalan, Danarji menyampaikan, berdasar hasil evaluasi seminggu lalu, progres pengerjaan sudah berjalan sekitar 85 persen. ‘’Untuk saat ini kita belum bisa memastikan sudah berapa persen, karena minggu ini belum kita evalusi. Yang jelas belum selesai,’’ tegas mantan Camat Bancar itu.

Sekadar diketahui, proyek pembangunan kantor Kecamatan Semanding itu termasuk salah satu paket proyek dengan penawaran yang sangat rendah. Tak tanggung-tanggung, penawaran yang diajukan pemenang lelang mencapai 32 persen dari nilai pagu.

(bj/tok/wid/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia