Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Proyek Trotoar, Tebang 182 Pohon Di Bojonegoro

06 November 2019, 20: 02: 58 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DIPERBAIKI: Pekerja ketika memasang granit. Proyek trotoar dan drainase ini sudah menebang 182 pohon.

DIPERBAIKI: Pekerja ketika memasang granit. Proyek trotoar dan drainase ini sudah menebang 182 pohon. (M. Nurcholis/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 182 pohon penghijauan ditebang seiring proyek trotoar dan drainase. Terutama di sepanjang Jalan Diponegoro. Tentu, saat ini pepohonan yang biasanya bisa meneduhkan kala siang, berubah menjadi terik.

Warga berharap penebangan segera diganti dengan penanaman pohon lagi. Agar jalan bisa teduh. Pemkab Bojonegoro memastikan, penanaman pohon di sepanjang jalan protokol akan dilakukan tahun depan.

“Sebenarnya eman kalau ditebangi semua. Tapi ada proyek trotoar dan selokan pasti terpaksa harus ditebang. Semoga lekas ditanami pohon lagi,” kata Agung, salah satu warga Kelurahan Sumbang.

Dia berharap, pepohonan yang ditebang itu lekas diganti pohon yang baru. Karena menurutnya, sebelum pepohonan ditebang saja panasnya kemarau tak bisa ditawar. Tentu, saat ini dengan penebangan pasti kondisinya semakin panas.

Hal senada diungkapkan Rohim, 28, warga Kelurahan Klangon. Dia mengatakan, pepohonan yang ditebang itu segera diganti baru. Namun, di sisi lain ia juga merasa sepakat untuk ditebang, karena juga rawan tumbang kalau akar pohon menjalar di drainase.

“Warga seperti saya ya cuma pengin jalan yang rindang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana dan Utilitas Umum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Hari Prasetyo memastikan, jumlah pohon yang ditebang selama proyek trotoar dan drainase sekitar 182 pohon.

Ia mengatakan, jumlah tersebut masih sementara. Masih ada kemungkinan bertambah lagi. Namun, pertimbangan saat menebang pepohonan tak hanya dampak dari proyek trotoar dan drainase, tetapi juga kondisi pohon sudah tua. Sehingga rawan tumbang.

Terkait penggantian pohon baru juga sudah diajukan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020, yakni sejumlah 500 pohon baru. “Tahun ini segera diganti pohon baru. Lalu 2020 dianggarkan 500 pohon baru. Jenis pohonnya ada angsana, glodokan, dan beberapa jenis pohon lainnya,” bebernya.

Terkait progres proyek trotoar juga diharapkan bisa segera rampung sebelum Desember. Meski sudah memasuki musim hujan, para kontraktor diminta mengantisipasinya dengan cara segera mengecor lantai trotoar. Dan 11 titik proyek trotoar di wilayah kota juga sudah serentak proses memasang granit.

(bj/cho/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia