Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Demi Hidup Mewah, Agen Asuransi di Tuban Gasak Konter Ponsel

02 November 2019, 10: 24: 30 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BARANG BUKTI: Mobil Toyota Agya milik pelaku yang dipakai operasional untuk mencuri ponsel di sebuah konter.

BARANG BUKTI: Mobil Toyota Agya milik pelaku yang dipakai operasional untuk mencuri ponsel di sebuah konter. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban - Demi tampil hidup mewah, Abid Ahmad Baidilhaq, 27, nekat mencuri 21 ponsel baru di konter milik Kanang di kompleks sebuah ruko di Desa/Kecamatan Semanding. Sebagian ponsel curian tersebut sudah dijual pelaku. Hasil penjualannya dibelikan barang elektronik seperti air conditioner (AC), smart televisi, lemari, dan lainnya.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menjelaskan, modus tersangka adalah mendekati korban yang menjadi target sasaran pencurian. Setelah itu, dia pura-pura meminjam motornya yang terdapat kunci konter untuk diduplikasi. Selasa (10/9) sekitar pukul 02.30, pelaku membuka konter ponsel temannya itu dengan kunci yang sudah diduplikat. ‘’Sebanyak 21 ponsel baru berhasil dicuri,'' jelasnya.

Perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro itu mengatakan, saat penyelidikan, didapati pencurian mengarah ke pelaku yang berdomisili di Perumahan Bumi Ronggolawe, Semanding, Tuban. Saat dibekuk di rumahnya, Rabu (16/10), ponsel hasil curian hanya tersisa enam unit. Selebihnya sudah dijual. Uang hasil penjualan itulah yang digunakan pelaku untuk membeli peralatan elektronik dan berfoya-foya. ‘’Saat akan diamankan pelaku sempat melawan, anggota pun melumpuhkan dengan menembak kakinya,'' tegas Nanang.

Saat beraksi, terang dia, pelaku menggunakan mobil pribadinya, Toyota Agya yang disita sebagai barang bukti. Kesehariannya, warga kelahiran Brondong, Lamongan itu bekerja sebagai agen asuransi swasta. Motifnya mencuri diketahui untuk memenuhi gaya hidup. ‘’Masih diselidiki apakah itu aksi pertama atau kesekian kalinya,'' tutur Nanang.

Sementara diketahui pelaku beraksi sendirian. Tersangka yang kini ditahan dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia