Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Kosongkan Jalan Sekitar Alun-Alun, 500 Personel Amankan Closing MTQ

02 November 2019, 10: 19: 36 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

JALUR KHUSUS: Papan pengalihan arus lalu lintas di simpang empat Kalitempe yang dipasang sejak kemarin (1/11).

JALUR KHUSUS: Papan pengalihan arus lalu lintas di simpang empat Kalitempe yang dipasang sejak kemarin (1/11). (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Rekayasa lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas jalan kembali diterapkan pada upacara penutupan atau closing ceremony Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII Sabtu (2/11) hari ini. Jalan sekitar Alun-alun Tuban, yakni Jalan RA Kartini, Jalan Sunan Bonang, Jalan RM Suryo, Jalan KH Mustain, dan Jalan Veteran dikosongkan untuk pihak yang tidak berkepentingan. Penggantinya, disiapkan rute lain. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi menjelaskan, lima jalan tersebut hanya difokuskan untuk akses keluar-masuk kendaraan tamu dan rombongan MTQ. Untuk masyarakat umum yang akan melintas, dialihkan ke Jalan Pemuda, Jalan KH Ahmad Dahlan, dan Jalan Ronggolawe. ‘’Demi keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan bersama mari taati rambu rekayasa lalin yang sudah dipasang,’’ imbau Gunadi.

Mantan camat Grabagan itu menjelaskan, parkir tamu undangan disiapkan di halaman pemkab setempat dan sepanjang Jalan KH Mustain. Baik tamu maupun rombongan MTQ dilarang parkir di sepanjang Jalan RA Kartini, Jalan Sunan Bonang, Jalan RM Suryo, dan Jalan Veteran. Begitu pula untuk pedagang kaki lima (PKL) diimbau untuk tidak mendirikan lapak di kawasan steril. ‘’Semua demi kelancaran acara,’’ tegas dia.

Jika lahan parkir di halaman Pemkab Tuban dan sepanjang Jalan KH Mustain penuh, Forum Lalu Lintas menyiapkan lokasi parkir lain. Yakni, di kompleks wisata Pantai Boom Tuban, Koramil Tuban, kantor Polisi Militer, dan taman utara alun-alun (khusus roda dua). Selanjutnya, sepanjang Jalan WR Supratman, Jalan Brawijaya, Jalan Ronggolawe, dan Jalan KH Ahmad Dahlan. ‘’Akan ada petugas yang memandu rekayasa lalu lintas,’’ jelas dia.

Terpisah, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono menyampaikan, 500 petugas gabungan yang disiagakan selama closing ceremony MTQ. Rinciannya, 300 personel kepolisian, selebihnya dari TNI, dinas perhungan (dishub), satpol PP, dan dinas kesehatan. Petugas tidak hanya ditugaskan mengatur lalu lintas, namun juga pengamanan dari kejahatan jalanan seperti copet, jambret, atau gangguan kamtibmas lainnya. ‘’Kami pastikan pengamanan closing ceremony dilakukan totalitas,’’ tegas Nanang.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia