Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Satu Poin dari Gol Arif Satria Bangkitkan Skuad Persela

02 November 2019, 10: 10: 30 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BANGKIT KEMBALI: Arif Satria membuktikan kembali sebagai pemain utama Persela, setelah sukses mencetak gol penentu dan cantik ke gawang Bali United Kamis malam (31/10).

BANGKIT KEMBALI: Arif Satria membuktikan kembali sebagai pemain utama Persela, setelah sukses mencetak gol penentu dan cantik ke gawang Bali United Kamis malam (31/10). (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sempat meredup, ditandai sering menjadi pemain pengganti, Arif Satria mampu bangkit kembali. Sanjungan kepada pemain 24 tahun itu dari fans setia Persela terus mengalir. Berkat gol cantik dari tendangan jarak 25 meter (m) yang dilesakkannya ke gawang Bali United menit ke-66, Kamis (31/10) lalu. Gol tersebut sekaligus membuat Persela mampu menahan imbang 1-1 tuan rumah Serdadu Tridatu-julukan Bali United. 

’’Pantas menjadi gol terbaik di Liga Indonesia. Karena itu tidak mudah,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (1/11).

Absennya Demerson Bruno Costa yang cedera serta M. Zaenuri terkena larangan bermain akibat kartu merah dalam laga di Stadion I Wayan Dipta Bali itu, menjadi keuntungan tersendiri bagi Arif Satria. Ketika diduetkan dengan Feri Sisnanto di lini pertahanan oleh Head Coach Nil Maizar, Arif membuktikan diri menjadi pemain penting di skuad Persela, meski dia sebenarnya juga sedang mengalami cedera kaki. 

’’Saya apresiasi kepada pemain. Dengan kekurangannya mereka mampu menunjukkan bahwa mereka memang layak diperhitungkan di liga ini,’’ ujar Nil Maizar. 

Sehingga, dalam laga tersebut, Arif Satria layak sebagai pahlawan bagi Persela, sekaligus sebagai man of the match.

Meski begitu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu belum aman dari zona degradasi. Tergantung dari hasil kompetitor mereka. Yakni, Badak Lampung FC menjamu Arema FC kemarin (1/11) sore. Juga Kalteng Putra menjamu Persib tadi malam (1/11), serta Semen Padang yang menantang Bhayangkara FC malam ini (2/11). 

’’Ini memang mungkin pertarungan bukan di atas, karena Bali United 80 persen dipastikan menjadi juara. Tapi pertarungan di papan bawah, posisi 10 sampai 18, karena poinnya terpaut tipis,’’ ujar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut. 

Selanjutnya, Persela bakal menjamu Barito Putera, Senin (4/11) di Stadion Surajaya Lamongan. Nil berharap satu poin dari Bali mampu menggugah semangat pemainnya di pertandingan selanjutnya. 

’’Untuk Lamongan sangat penting satu poin ini. Mudah-mudahan atmosfer ini terjaga. Karena sulit mencari atmosfer seperti ini,’’ tukasnya. 

Ketika dikonfirmasi, Arif Satria merendah atas penilaian gol cantik yang dilesakkannya itu. Dia menyatakan, itu hanya sebuah kebetulan. Seperti diketahui, Arif tak hanya sekali itu mencetak gol dari luar kotak penalti. ’’Hanya kebetulan saja,’’ imbuh stoper berpostur 183 sentimeter (cm) tersebut. 

Disinggung keputusan melakukan tendangan jarak jauh, Arif mengaku, saat itu dia tidak melihat ada rekannya berdiri di posisi bebas. Selain itu juga tidak adanya pemain Bali United yang mengavernya. Kondisi itu membuatnya untuk memutuskan melepaskan tendangan jarak jauh. 

’’Sebelum menerima bola, saya lihat di posisi sayap sudah turun, dan tidak ada pemain Bali yang datang. Saya bingung mau umpan ke mana, tidak ada teman yang lari atau muncul. Ya udah saya tendang saja,’’ ucap pemain kelahiran Padang tersebut. 

Dia menyatakan, yang paling berharga bukan karena dirinya bisa mencetak gol cantik, tapi golnya mampu membawa timnya meraih satu poin. Sehingga timnya, Persela bisa bersaing di papan bawah. ’’Poin satu sangat berharga untuk membangkitkan mental kami di pertandingan selanjutnya,’’ pungkasnya.

(bj/jar/ind/feb/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia