Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon-featured
Bojonegoro

Waspadai Penipuan, Perekrutan CPNS di Bojonegoro Tunggu Juknis

01 November 2019, 10: 07: 24 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SERIUS: Surat edar dari sosial media, calon pendaftar diharapkan waspada atas penipuan karena belum ada juknis.

SERIUS: Surat edar dari sosial media, calon pendaftar diharapkan waspada atas penipuan karena belum ada juknis. (EbietMubharak/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro belum bisa memastikan teknis rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Meskipun, pemkab telah menerima surat edaran (SE) dari menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Men PAN-RB).

Surat tersebut tertanggal 28 Oktober dengan Nomor B/1069/M.SM.01.00/2019. ’’Ini masih menunggu teknisnya,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana kemarin (29/10).

Mantan Camat Kapas itu menuturkan, sesuai surat tersebut telah disebutkan kuota untuk formasi di Bojonegoro. Jumlahnya sebanyak 444 formasi. Namun, jenis formasinya belum dijelaskan.

Sehingga, pihaknya belum bisa berbicara lebih banyak, karena belum menerima petunjuk teknis (juknis). Sehingga, saat ini masih menunggu dan menggelar rapat untuk persiapan perekrutan CPNS. ’’Ini masih rapat terus,’’ tandasnya.

Aan menambahkan, sesuai isi SE dari Kemen PAN-RB itu, satu calon hanya bisa melamar satu formasi. Kemudian pendaftarannya dimulai 11 November. Sedangkan, tesnya diperkirakan tahun depan.

Namun, untuk formasi lowongan CPNS di masing-masing lembaga pemerintah, khususnya di Bojonegoro juga belum jelas. Bahkan, untuk syarat pendaftar juga belum ditentukan. Sehingga, bagi para calon pelamar diminta menunggu pengumuman lebih lanjut. ’’Persyaratannya juga belum ditentukan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Lasmiran berharap masyarakat Bojonegoro yang ikut mendaftar harus waspada. Sebab, melihat perekrutan CPNS sebelumnya, kerap terjadi aksi penipuan.

Sehingga, bagi pendaftar yang berminat, jangan sampai menjadi korban aksi penipuan CPNS. ’’Kalau ada yang menjanjikan, kemudian meminta sejumlah uang, jangan dipercaya,’’ tegas politikus PDIP itu.

(bj/msu/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia