Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Bojonegoro

Lima Jam Tenggelam, Siswa SD asal Balen Ditemukan Tewas

01 November 2019, 09: 50: 23 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KEJADIAN: Warga Desa Kedungbondo, memadati Sungai Bengawan Solo mencari korban.

KEJADIAN: Warga Desa Kedungbondo, memadati Sungai Bengawan Solo mencari korban. (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Air tenang menghanyutkan. Itulah yang terjadi di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen. Andika Pratama, siswa kelas 4 SD ditemukan tewas tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Penemuan Andika Pratama cukup mengejutkan. Korban masih belia ini ditemukan sekitar pukul 21.30 Rabu (30/10) malam. Proses pencarian korban tenggelam ini berlangsung lima jam. Korban dilaporkan tenggelam sejak sekitar pukul 16.30. 

Warga setempat dibantu pencari ikan mencari hingga malam. Korban ditemukan tersangkut jaring tukang jala ikan dengan keadaan sudah tak bernyawa. “Korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam,” kata Kapolsek Balen AKP Simoen kemarin (31/10).

Kapolsek menerangkan, kejadian ini bermula ketika korban bersama temannya selesai mengaji Rabu sore. Keduanya bergegas pergi ke Sungai Bengawan Solo desa setempat untuk mandi dan berenang.

Saat itu, ada seorang saksi bernama Marwah sedang berada di bibir sungai. Karena hari menjelang petang, saksi Marwah menyuruh kedua anak segera pulang. Namun, ternyata korban bersama temannya hanya pindah ke arah barat atau ke arah hulu dan berenang kembali.

“Kemudian tiba-tiba korban tenggelam. Dan teman korban yang mengetahui kejadian tersebut segera berteriak meminta tolong. Sehingga warga yang berada di sekitar tempat segera berdatangan mencari korban,” ujar Kapolsek.

Tim search and rescue (SAR) pun datang. Namun, rencananya baru melakukan pencarian besok pagi (hari ini, Red). Sebab, standard operational procedure (SOP) tim SAR tidak melakukan pencarian di atas pukul 17.00. Namun, warga sekitar dengan dibantu pencari ikan mampu menemukan jasad korban dalam keadaan meninggal dunia.

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke rumah duka. Berdasar hasil visum luar yang dilaksanakan petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia