Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Blangko Minim Lagi, Cetak Seminggu Sekali

31 Oktober 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PENCETAKAN SEMINGGU SEKALI: Petugas Disdukcapil Lamongan ketika melayani perekaman E-KTP.

PENCETAKAN SEMINGGU SEKALI: Petugas Disdukcapil Lamongan ketika melayani perekaman E-KTP. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Blangko KTP elektronik (e-KTP) stoknya terbatas lagi. Bahkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan hanya melayani pencetakan satu minggu sekali. Jumlahnya juga dibatasi, 100 pemohon.

“Secara nasional blangko terbatas. Sehingga fokus pada prioritas saja, yakni perekaman dan pemohon yang statusnya sudah print ready record (PRR),” ujar Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo.

Dia menjelaskan, pemerintah pusat sudah melakukan pengadaan 16 juta keping blangko sampai pertengahan tahun. Saat ini, cadangan blangko terbatas. Akibatnya, jatah masing-masing kabupaten/kota dikurangi.

Menurut Sugeng, pencetakan hanya dimaksimalkan bagi pemohon urgent atau baru. Sementara pencetakan untuk pengganti e-KTP rusak, hilang, dan penggantian elemen data, lanjut dia, diterbitkan surat pengganti tanda identitas (suket). Sampai kemarin (30/10), 28.289 suket telah dikeluarkan disdukcapil.

“Surat itu resmi dikeluarkan dinas, jadi bisa digunakan sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, pusat sudah memberitahukan minimnya ketersediaan blangko tersebut. Suket yang diterbitkan tercatat dan terdokumentasikan dalam sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). “Jadi ketika blangko datang, data mereka tinggal mencetak sesuai dengan yang ada di suket itu,” tuturnya.

Sugeng memastikan keterbatasan blangko ini tidak mempengaruhi pelayanan pencetakan kartu keluarga, kartu identitas anak, dan akta kelahiran. Administrasi kependudukan itu tidak membutuhkan blangko.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia