Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Amankan Tiga Tersangka SS

31 Oktober 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DIAMANKAN: Dua dari tiga tersangka sabu – sabu yang menjalani pemeriksaan di Mapolres Lamongan.

DIAMANKAN: Dua dari tiga tersangka sabu – sabu yang menjalani pemeriksaan di Mapolres Lamongan. (M. GAMAL AYATOLLAH/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Tiga tersangka sabu – sabu (SS) diamankan di tempat berbeda Selasa (29/10) malam. Ketiganya, Hari Sucoko, 37, asal Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto dan Qomarudin, 37, asal Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek, Jombang; serta Soejanto, 46, asal Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

‘’Ketiganya inisatu rentetan penjual dan pengguna sabu – sabu,’’ kata Kasatnarkoba Polres Lamongan, Iptu Khusen, kemarin (30/10).

Kali pertama, lanjut dia, Hari Sucoko ditangkap di jalan Lamongan – Jombang, tepatnya Desa Kambangan, Kecamatan Ngimbang. Barang buktinya, dua klip sabu - sabu seberat 0,98 gram dan 0,56 gram, handphone Evercoss V1A, dan motor S 4299 OZ.

Dari Hari ini, menurut Khusen, terungkap nama Qomarudin sebagai pemasoknya. Barang bukti yang diamankan, dua klip sabu – sabu seberat 2,35 gram dan seribu pil carnopen, satu alat hisap lengkap, dan isolasi hitam.

Ketika dikembangkan lagi, kata Khusen, muncul nama Soejanto. Tersangka diamankan di rumahnya dengan barang bukti satu klip sabu – sabu seberat 3,02 gram dan sebuah handphone.

‘’ Untuk tersangka Soejanto, residivis dengan kasus yang sama, pengedar sabu – sabu dan baru keluar dari lapas,’’ ujarnya.

Soejanto sebelumnya dihukum empat tahun penjara dan baru keluar Februari lalu. Di hadapan petugas, dia mengatakan, setelah keluar lapas, dirinya kembali nyabu lagi karena diajak teman. Karena tak mempunyai uang, dia akhirnya memberanikan diri menjadi pengedar sabu – sabu. Apalagi, keuntungannya cukup besar.

‘’Kalau jadi pengedar, pastinya bisa mengambil sabu – sabu dengan gratis dari pemesan, sebelum dikasihkan,’’ tuturnya sambil menundukkan kepala.

Menurut dia, sabu – sabu tersebut didapatkan dari wilayah Krian dengan sistem ranjau. Sabu – sabu 1 gram dibeli seharga Rp 1 juta dan dijual kepada pelanggan Rp 1,2 juta.

(bj/mal/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia