Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Permintaan Embung Baru Diseleksi Ketat

31 Oktober 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DIKERUK: Normalisasi embung di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru. Alat berat digunakan mengeruk endapan agar mampu menampung air lebih banyak lagi.

DIKERUK: Normalisasi embung di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru. Alat berat digunakan mengeruk endapan agar mampu menampung air lebih banyak lagi. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Permintaan embung baru dari desa masih diseleksi. Sebab, kuota pembuatan embung tahun ini minim. Tidak lebih dari 10 embung. Sebaliknya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro fokus melakukan normalisasi.

’’Pembuatan embung itu harus pengajuan dulu,’’ kata Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro Edi Susanto kemarin (30/10).

Pengajuan embung dilakukan oleh pemerintah desa (pemdes). Pemdes biasanya memiliki lokasi yang siap digunakan. Biasanya tanah kas desa atau bengkok. Pengelolaannya juga diserahkan pada desa sepenuhnya.

Berdasar data anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019, pembangunan embung dan bangunan penampung air lainnya dianggarkan Rp 1,7 miliar. ’’Jumlah embung sudah cukup banyak. Jadi, kita fokus normalisasi,’’ ujar Edi, sapaan akrabnya.

Edi menjelaskan, jumlah embung saat ini mencapai 500 unit lebih. Sebagian besar mengalami pendangkalan. Sehingga, daya tampung mengalami penyusutan. Karena itu perlu dinormalisasi.

Embung-embung itu, lanjut Edi, sudah berusia lima tahun lebih. Sehingga, banyak yang mengalami pendangkalan. ’’Kebetulan kemarau ini banyak embung yang kering. Jadi, kita fokus normalisasi,’’ ujar pria pernah menjabat kepala satpol PP itu.

Edi menjelaskan, embung dimanfaatkan untuk pertanian hingga wisata. Namun, tujuan utama dibuatnya embung adalah untuk tanah resapan. Sebelumnya, pemkab menargetkan membangun seribu embung. Namun, target itu direvisi karena sudah tidak banyak desa yang mengajukan pembuatan embung. (zim/rij)

(bj/zim/rij/yan/cho/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia