Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Dampak Absennya Enam Pemain Pilar

Krisis Pemain Belakang dan Tengah

30 Oktober 2019, 16: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MASUK LINE UP: Delvin Rumbiono (romi putih) dan Feri  Sistianto diharapkan bisa mengisi peran Rafinha dan Zaenuri, pemain yang tidak bisa turun saat melawan Bali United.

MASUK LINE UP: Delvin Rumbiono (romi putih) dan Feri Sistianto diharapkan bisa mengisi peran Rafinha dan Zaenuri, pemain yang tidak bisa turun saat melawan Bali United. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lawatan Persela ke kandang Bali United Kamis (31/10) petang dalam kondisi compang-camping. Pasalnya, enam pemain yang dipastikan absen membuat lini tengah dan belakang tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut mengalami krisis pemain. Posisi lini tengah ditinggal tiga pemain pilar. Yakni, Rafael Gomes de Oliveira (Rafinha) terkena akumulasi kartu, Ahmad Subagja Baasith cedera, dan Hambali Tholib masih membela timnas. “Hambali  belum datang, dan dua lainnya (Rafinha dan Baasith) tidak bisa diturunkan,” kata Pelatih Fisik Persela Lamongan Ragil Sudirman kemarin (29/10).

Menurut dia, menghadapi kondisi itu, beberapa pemain tengah (gelandang) yang ada akan dimaksimalkan. Seperti Lucky Wahyu, Delvin, dan Kei Hirose. ’’Mereka selama ini memang selalu masuk line-up. Dengan absennya tiga gelandang lainnya, ketiga pemain itu akan lebih dimaksimalkan,’’ tukasnya.

Sedangkan untuk lini belakang, lanjut dia, juga akan ditinggal dua stoper, yakni Demerson Bruno Costa karena masih dililit cedera dan Zainuri terkena kartu merah. Selain itu dua bek andalan, Eky Taufik yang masih cedera dan Samsul Arifin terkena akumulasi kartu, juga tidak bisa main. ’’Lini belakang dan bek, terutama bek kiri menjadi perhatian karena beberapa pemain absen,’’ ujarnya.  

Ragil mengungkapkan, posisi bek kiri sepertinya masih mengandalkan Izmy.  Posisi Izmy sebenarnya bukan bek kiri. Tapi dia bermain apik saat pertandingan melawan Kalteng Putra di laga sebelumnya. Sehingga kemungkinan dia tetap dicoba. Namun kepastiannya tetap menunggu latihan terakhir. “Lucas juga ada potensi (dimainkan), tapi kita lihat lagi setelah latihan besok (hari ini, Red),” tukasnya.

Menurut dia, krisis pemain sebenarnya sudah biasa dalam sebuah tim sepak bola. Namun dalam setiap tim ada pemain inti dan cadangan. Sehingga, tetap bisa memaksimalkan pemain yang ada.

Karena itu, terang Ragil, yang penting para pemain harus tetap fight. Mereka tidak boleh terkecoh dengan krisis pemain. Karena sepak bola adalah permainan tim, bukan individu. Sehingga semuanya berpotensi dan bisa dimainkan. “Posisi line-up masih menunggu latihan terakhir, siapa paling fit mereka akan dipasang,” tandasnya.

Menurut dia, para pemain Persela belum mencoba Lapangan Stadion I Wayan Dipta hingga kemarin (29/10). Mereka hanya latihan ringan di depan hotelnya yang dekat pantai. Supaya ada penyegaran dan mereka juga bisa saling sharing. Direncanakan hari ini (30/10) baru melakukan uji lapangan. ’’Saat itu, tim pelatih baru bisa memastikan siapa saja yang akan menempati posisi line-up,’’ terangnya.

(bj/rka/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia