Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Harga Tembakau Kembali Turun

30 Oktober 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

HARGA TURUN: Daun tembakau milik petani yang dikeringkan sebelum dijual.

HARGA TURUN: Daun tembakau milik petani yang dikeringkan sebelum dijual. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Harga tembakau rajangan di Lamongan turun. Saat ini, harganya Rp 8 ribu per kilogram (kg).

“Sebenarnya harga tembakau menyesuaikan kualitas dan petikan. Tapi tahun ini memang tidak stabil karena sampai tiga kali turunnya,” tutur Mudi, petani tembakau asal Kecamatan Modo.

Dia menjelaskan, tembakau harga Rp 8 ribu per kg itu daun paling atas muda. Tahun lalu, harganya Rp 12 ribu per kg. Sementara tembakau petikan ke-4 dan ke-5 dibeli Rp 20 ribu per kg. Tahun lalu bisa Rp 23 ribu per kg.

Sehingga, petani lebih diuntungkan tahun lalu dibandingkan sekarang. Padahal, secara kualitas tembakau tahun ini lebih baik.

Menurut dia, petani tetap melakukan panen dan menyesuaikan harga di lapangan. “Kalau mitra pabrik harganya tetap menyesuaikan, tapi barang dibeli semua,” tuturnya.

Mudi menambahkan, sebenarnya ada BEP tembakau Rp 15 ribu. Kenyataan di lapangan, ada tengkulak yang membeli di bawah rata-rata.

Kasi Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Lamongan, Suryo menuturkan, harga menjadi kebijakan antara pabrik dan petani. Pemerintah hanya ada regulasi pembelian minimal sesuai BEP,  Rp 15 ribu. Harga itu menyesuiakan kualitas petikan daun tembakaunya. Lamongan biasanya petaninya mitra. Jika ada yang pribadi, maka tidak banyak.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia