Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Ajukan Ulang Lelang 168 Kendaraan Dinas

30 Oktober 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (BPKAD) Lamongan berencana mengirimkan surat pengajuan lelang kendaraan dinas lagi. Sebab, surat pengajukan 44 unit kendaraan roda empat dan 124 unit roda dua untuk dilelang sekitar lima bulan lalu, belum ada jawaban.

Berkas surat tersebut diajukan ke Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN) Surabaya. “Sudah kita usulkan sejak lama. Dan masih menunggu tindak lanjut sebelum dilelang,” ujar Kabid Aset BPKAD Lamongan, Suep.

Menurut dia, hingga kini belum ada tembusan jawaban dari pengajuannya. Kendaraan yang ingin dilelang kategorinya rusak berat dan tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Menurut dia, kendaraan tersebut hanya bisa dijual atas petunjuk KPKN. Jika tidak, maka kendaraan tersebut tidak bisa dilakukan jual beli. Pejabat KPKN akan melakukan penilaian terhadap kendaraan. Setelah itu, dikeluarkan harga jual yang sesuai.

Versi Suep, kategori kendaraan yang hendak dilelang sebenarnya sudah memenuhi syarat. Alasannya, sebagian besar motor sudah berusia tujuh tahun. Hanya sebagian kecil yang genap berusia tujuh tahun Desember nanti. Sementara mobil dinas juga sudah berusia tujuh tahun.

Karena itu, Suep ingin mengirim surat ulang ke KPKN Surabaya. Sehingga, ada kepastian pelelangan dilaksanakan.

“Kendaraan ini kondisinya sudah rusak, sehingga harus segera dilelang karena tidak mungkin dimanfaatkan lagi oleh dinas terkait,” ujarnya.

Suep menuturkan, lelang kendaraan dinas ada kualifikasinya. Juga saat pengadaannya. Biasanya pengadaan dilakukan masing-masing dinas. Jika memenuhi kualifikasi, maka akan dilakukan perubahan. Menurut dia, hingga kini belum ada usulan untuk pengadaan baru. Sejumlah OPD mobilnya baru saja dirombak, sehingga masih layak.

“Masih ada aset pelelangan yang belum bisa dilakukan. Jadi untuk pengadaan sepertinya belum dulu,” klaimnya.

(bj/rka/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia