Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Hujan Masih Parsial

29 Oktober 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MENDUNG TAK BERARTI HUJAN: Mendung gelap di atas perairan laut Tuban kemarin (28/10).

MENDUNG TAK BERARTI HUJAN: Mendung gelap di atas perairan laut Tuban kemarin (28/10). (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Sejumlah tanda beralihnya musim kemarau ke musim penghujan mulai nampak. Dua di antaranya angin kencang dan hujan parsial atau bersifat tidak menyeluruh.

Fase hujan parsial saat peralihan musim bersifat ringan. Sejak Sabtu (26/10) malam hingga kemarin (28/10), misalnya, sejumlah desa di Tuban mulai diguyur hujan. Antara lain, di Desa Remen, Rawasan dan Mentoso (Kecamatan Jenu). Selanjutnya, Desa Senori dan Temandang (Kecamatan Merakurak) dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek. Hujan dengan intensitas ringan tersebut turun sekitar 5--10 menit. Itu pun tidak merata ke seluruh desa. Namun demikian, air yang turun dari langit tersebut cukup membasahi lahan dan pekarangan.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Gendut mengatakan, saat ini Tuban memasuki masa transisi dari kemarau ke penghujan. Salah satu tanda hujan parsial ringan tersebut terlihat di sejumlah tempat. ‘’Setelah hujan ringan, biasanya disertai angin yang sangat kencang atau puting beliung, lalu memasuki musim hujan minggu kedua November,’’ kata dia.

Gedut menjelaskan, salah satu yang patut diwaspadai saat peralihan musim seperti sekarang ini adalah bahaya angin ribut dan tanah longsor. Sebab, lahan yang sudah lama kering saat diguyur hujan deras mengalami penurunan hingga menyebabkan longsor. Bahaya lain petir. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari tempat terbuka saat terjadi hujan peralihan musim seperti sekarang ini. ‘’Mengacu data BMKG, hujan turun mulai pekan kedua dan ketiga November,’’ tutur dia.

(bj/yud/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia