Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Hadapi Bali United, Lima Pemain Absen

Mandul, Alex Mendapat Sorotan

29 Oktober 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DISOROT: Striker Persela Alex Dos Santos Goncalves disorot pada putaran kedua Liga 1 karena menurun drastis.

DISOROT: Striker Persela Alex Dos Santos Goncalves disorot pada putaran kedua Liga 1 karena menurun drastis. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Penampilan Alex Dos Santos Goncalves mendapatkan sorotan. Ketajaman striker berpaspor Brasil itu menurun drastis. Putaran kedua ini, Alex belum mencetak gol. Padahal, putaran pertama, striker Persela itu menjadi top skor Liga 1 dengan 16 gol.

Dalam beberapa laga terakhir, Alex terlihat tak memiliki semangat dan minim mengancam gawang lawan. ’’Iya, itu yang saya hari ini tidak mengerti. Kenapa Alex seperti itu,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kemarin (28/10).

Pelatih 49 tahun itu mengaku sudah berkomunikasi dari hati ke hati dengan Alex di laga sebelumnya. Menurut dia, Alex sebelumnya mengaku ingin memberikan yang terbaik untuk Lamongan, ingin fight, dan menunjukkan kapasitasnya untuk layak sebagai top skor.

Tapi, komitmen yang diucapkan dari mulut Alex ternyata belum terbukti di lapangan. ’’Pembicaraannya saya catat. Tapi, kenyataannya dia tidak bisa maksimal seperti diharapkan banyak orang,’’ imbuh pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Namun, mantan pelatih Timnas PSSI 2012-2013 terkesan tak berani untuk mencadangkan Alex. Sebab, Nil mengaku tak memiliki pemain lain yang bisa menggantikan posisi Alex. Mantan Pelatih PS Tira itu berjanji bakal berkomunikasi lagi dengan Alex.

’’Kemarin saya amati di sosmed, banyak netizen yang bilang why (mengapa) Alex, why Alex,’’ terang Nil.

Permainan buruk yang ditunjukkan Alex memunculkan sorotan dari banyak pihak. Nil mengaku tak bisa menanamkan kecurigaan. Karena, dirinya tidak memiliki bukti kuat. ’’Saya tidak boleh begitu. Karena saya tetap berpikir mungkin dia sedang capek. Kalau kita tidak ada yang pasti, tidak boleh melakukan kecurigaan,’’ katanya.

Persela kini menghadapi situasi sulit. Laskar Joko Tingkir kini berada di papan bawah. Apalagi, Persela dipastikan krisis pemain ketika menantang Bali United, Kamis (31/10) di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Nil Maizar tidak bisa memainkan lima pemain sekaligus. Yakni Demerson Bruno Costa (stoper), Eky Taufik Febriyanto (bek kiri), M. Zaenuri (stoper), Rafael Gomes De Olivera (winger kiri), dan Ahmad Subagja Baasith (gelandang). 

’’Iya ada lima pemain yang dipastikan absen di laga selanjutnya,’’ ujar Nil.

Seperti diketahui, Demerson kembali mengalami cedera ketika Persela mengalahkan Persebaya 1-0. Sedangkan, Eky absen di dua laga sebelumnya akibat cedera ligamen. Sementara, Baasith yang diharapkan bisa menjadi pelapis gelandang bertahan, juga masih dibekap cedera. 

Tapi, Lucky Wahyu yang absen ketika melawan Kalteng Putra, sudah bisa dimainkan pada laga nanti. Yang lebih menyesakkan, dua pemain inti sebelumnya tak tergantikan, harus menepi karena hukuman kartu. Rafinha, julukan Rafael Gomes de Oliveira mendapatkan akumulasi kartu di laga sebelumnya. Sedangkan, M. Zaenuri mendapatkan kartu merah ketika menekel pemain Kalteng Putra, Takuya Matsunaga. 

’’Di kiri Rafinha tidak bisa main. Kita lihat nanti apakah si Malik atau Sugeng,’’ tutur Nil.

Namun, Nil mengaku tak ingin terpengaruh dengan krisis pemain yang dialami timnya. Dirinya ingin seluruh pemain yang ada bermain maksimal ketika menghadapi pemuncak klasemen Liga 1 nanti.

’’Kalau saya pepatah Padang saja. Berapa ada beras, itu saja yang dimasak,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Manajer Persela Edy Yunan Achmadi mengatakan, seluruh pemain tidak boleh terpengaruh absennya banyak pemain. Sehingga, tetap fight untuk bisa mencuri poin di kandang Bali United.

’’Saya harap Alex mampu menunjukkan kembali ketajamannya seperti putaran pertama lalu,’’ ujar Yunan.

(bj/ind/rij/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia