Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Harus Dikebut, Pelebaran Sentra PKL Andansari

21 Oktober 2019, 14: 01: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PEKERJAAN DIKEBUT: Pekerjaan pengurukan untuk pelebaran sentra PKL Andansari harus dikebut. Sebab tahun anggaran 2019 sudah akan selesai.

PEKERJAAN DIKEBUT: Pekerjaan pengurukan untuk pelebaran sentra PKL Andansari harus dikebut. Sebab tahun anggaran 2019 sudah akan selesai. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pekerjaan pengurukan dan pematangan lahan untuk perluasan sentra pedagang kaki lima (PKL) Andansari harus dikebut. Sebab sisa tahun anggaran 2019 tinggal tiga bulan berjalan. Namun pekerjaan itu baru dimulai awal bulan lalu. Dana kegiatan tersebut mencapai Rp 761 juta dalam APBD 2019.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, menuturkan, pekerjaan pembangunan PKL Andansari ada banyak kegiatan. Selain pengurukan dan pematangan sisi barat untuk perluasan lahan, untuk sentra lama juga dibangun dinding penahan tanah dan paving. Sehingga pekerjaannya memakan waktu cukup lama. Apalagi untuk pembangunan dinding dan paving dilakukan tanpa menghentikan kegiatan penjualan. “Pekerjaan dilakukan siang hari, supaya malam pedagang masih bisa jualan,” ujarnya kemarin (20/10).

Dia mengklaim, pekerjaan tersebut tidak terlambat. Karena desain dan perencanaan dilakukan sebaik mungkin, agar tidak mengganggu aktivitas pedagang. Apalagi kegiatan ini hanya memperbaiki fasilitas lama. Meski dilakukan triwulan akhir, Zamroni memastikan tetap selesai sesuai target akhir tahun.

Menurut Zamroni, pembangunan dinding penahan dan paving hanya untuk memperbaiki fasilitas. Supaya lebih tertata rapi. Tanpa merubah ukuran sebelumnya. Sementara PKL peralihan dari pasar tingkat nantinya dipindah ke sisi timur. Kegiatan perbaikan fasilitas sentra PKL ini memanfaatkan anggaran daerah. Karena Pemkab Lamongan sengaja menyediakan lokasi foodcourt yang aman dan nyaman. Selain tersentral pada satu titik, lokasi tersebut dikemas sederhana supaya semua segmen bisa masuk. “Yang jelas dengan pembangunan sentra PKL yang terpusat satu titik ini supaya memudahkan konsumen. Dan memberikan edukasi tentang kebersihan karena ada fasilitas pembuangan yang memadai,” terangnya.

Untuk jadwal penjualan, Zamroni menyerahkan kepada pedagang. Jika memang disepakati berjualan siang dan malam, sebaiknya melapor dulu ke instansi terkait untuk memfasilitasi.

(bj/rka/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia