Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Persibo Menunggu Panggilan Sidang Komdis

21 Oktober 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sanksi tanpa penonton yang diterima Persibo Bojonegoro, cukup merugikan. Manajemen Persibo telah mengajukan banding ke Komisi Banding Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur.

Saat ini, progresnya menunggu panggilan sidang. Sehingga, berharap ada keputusan melegakan dibanding putusan sanksi lalu. ’’Kita sudah melayangkan kelengkapan bukti serta alasan pekan lalu. Tinggal menunggu panggilan sidang saja,’’ kata Humas Persibo Ibnu Muttaqin.

Sanksi laga tanpa penonton selama kompetisi dan dihukumnya Ridho Nurcahyo cukup merugikan. Apalagi Persibo mulai memasuki fase sengit dalam kompetisi. Sehingga, sumbangsih keduanya dibutuhkan.

’’Meski tidak sepenuhnya pengajuan banding dipenuhi, kita berharap setidaknya ada keringanan,’’ ungkap pria akrab disapa Ibnu itu.

Keberatan manajemen Persibo, hanya pada dua komponen itu saja. Perihal denda, pihaknya tidak begitu mempermasalahkan. Bakal menyanggupi dan membayar besaran denda yang telah diputuskan lalu.

’’Pengajuan banding kita pada dua hal itu saja. Kemungkinan pekan ini ada panggilan dari komdis (komisi disiplin),’’ ujarnya.

Teknisnya, setelah mendapat putusan sanksi, tim melayangkan surat permohonan banding. Setelah itu mengirim kelengkapan bukti serta alasan mengajukan keringanan. Sehingga terakhir menunggu panggilan sidang dari komdis. ’’Semoga ada keputusan baik,’’ kata dia.

Seperti diketahui, Persibo mendapat sanksi berlaga tanpa suporter selama kompetisi 2019 dan denda Rp 20 juta. Serta, larangan merumput Ridho Nurcahyo selama setahun dan denda sebesar Rp 5 juta.

(bj/dny/rij/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia