Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela vs PSIS

Bertekad Jauhi Zona Degradasi

18 Oktober 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

ADU TAJAM: Striker Andalan Persela, Alex Gonzalves akan bersaing dengan Striker PSIS, Bruno Silva untuk haus gol dalam lagan anti sore.

ADU TAJAM: Striker Andalan Persela, Alex Gonzalves akan bersaing dengan Striker PSIS, Bruno Silva untuk haus gol dalam lagan anti sore. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela wajib meraih kemenangan atas tamunya PSIS Semarang, Sore ini (18/10) di Stadion Surajaya Lamongan. Tiga poin dibutuhkan Laskar Joko Tingkir untuk menjauhi zona degradasi. Seperti diketahui, Persela kini masuk dalam empat tim papan bawah yang sama-sama mengoleksi 20 poin.

‘’Tekad kita hanya satu, bagaimana bisa memenangkan pertandingan. Ini pertandingan krusial yang menentukan kehidupan kita untuk ke depannya,’’ tutur Head Coach Persela, Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/10).

Persela memiliki kans menyerobot posisi PSIS yang kini mengoleksi 21 poin. Pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) itu menilai pertandingan bakal seru, karena kekuatan kedua tim cukup berimbang jika melihat jarak poin di klasemen.

‘’Ini persaingan yang sangat luar biasa, karena kekuatan yang berimbang. Tergantung besok. Siapa yang memiliki motivasi, mereka yang akan mendapatkan kemenangan,’’ katanya.

Persiapan yang cukup membuat tim berkaus kebesaran biru muda itu cukup optimistis bisa bermain maksimal. Pelatih 49 tahun itu sudah memompa motivasi pemainnya untuk tidak membuang poin di kandang lagi.

‘’Ini kan harga diri kita. Saya diskusi dengan pemain. Tidak ada cerita lain, kita harus mengeluarkan segala kemampuan terbaik untuk memenangkan pertandingan,’’ ujar pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Nil mewaspadai rekor PSIS yang mampu meraih tiga poin di luar kandang. Salah satunya ketika Wallace Costa Alves dkk mempermalukan tuan rumah PSM Makassar bulan lalu. Artinya, PSIS memiliki mental yang cukup bagus ketika bermain away. ‘’Semarang tim yang luar biasa. Dia pernah menang di Makassar,’’ imbuhnya.

Kapten Persela, Eky Taufik Febriyanto menyadari posisi timnya saat ini cukup rawan untuk terjerembab ke zona degradasi. Sehingga, dukungan penuh dari warga Lamongan, harus bisa menjadi motivasi bagi seluruh penggawa Persela.

‘’Dari kami, pemain Persela Lamongan, hanya satu, mati-matian untuk memenangkan pertandingan. Harga mati poin tiga di kandang,’’ ucap pemain berposisi bek kiri tersebut.

Head Coach PSIS, Bambang Nurdiansyah mengaku memiliki waktu panjang mempersiapkan timnya. Menurut dia, waktu seminggu persiapan kemarin bukan hanya untuk menghadapi Persela, tapi juga untuk membenahi kelemahan timnya secara keseluruhan. ‘’Ada waktu seminggu kesempatan bagi saya untuk memperbaiki apa yang saya anggap sesuai analisa saya,’’ katanya.

Bambang menilai, ada kesamaan antara timnya dan tuan rumah. Yakni sama-sama mengganti pelatih di tengah jalan. Tapi, bagi dia, Persela merupakan tim yang patut diwaspadai ketika bermain di kandang. Sebab, sejumlah tim besar sekelas Bali United dan PS Tira Persikabo tumbang di Lamongan. ‘’Persela kalau bermain di kandang, saya pikir bagus. Fighting spirit-nya bagus,’’ ucapnya.

Dalam laga nanti, Bambang mengaku mewaspadai trio asing Persela yakni Kei Hirose, Rafael Gomes De Olivera (Rafinha), dan Alex Dos Santos Goncalves. ‘’Target ya harus menang. Soal hasil nanti belakangan. Tapi ini bukan pekerjaan mudah,’’ tukasnya.

Mantan stoper Persela yakni memperkuat PSIS, Wallace Costa Alves menyatakan harus bisa dapat poin di Lamongan.

(bj/ind/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia