Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela Wajib Menang Melawan PSIS di Kandang

Bakal Bermain Full Team

16 Oktober 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERLATIH KERAS: Para pemain Persela berlatih keras di jeda laga panjang sebelum menghadapi PSIS Jumat (18/10) lusa.

BERLATIH KERAS: Para pemain Persela berlatih keras di jeda laga panjang sebelum menghadapi PSIS Jumat (18/10) lusa. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Tampaknya tidak ada alasan bermain seri apalagi kalah bagi Persela saat menjamu PSIS Semarang, Jumat (18/10). Sebab tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut bermain di depan suporternya dan dalam kondisi full team. Kalaupun ada pemain yang meragukan tampil, hanya Demerson yang dililit cedera.

‘’Tidak ada pemain cedera, juga (tidak ada yang terkena) akumulasi kartu. Sementara untuk Demerson sudah ikut latihan, meski belum 100 persen,’’ kata Head Coach Persela, Nil Maizar kemarin (15/10).

Nil menambahkan, secara fisik semua pemain dalam kondisi baik. Namun untuk menentukan posisi line up, masih ada waktu dua hari persiapan. ‘’Line up kita lihat perkembangan sampai latihan terakhir nanti,’’ tandasnya.

BEREMPATI: Dipimpin CEO Persela, Yuhronur Efendi, pelatih dan pemain Persela berziarah ke makam Choirul Huda kemarin (15/10).

BEREMPATI: Dipimpin CEO Persela, Yuhronur Efendi, pelatih dan pemain Persela berziarah ke makam Choirul Huda kemarin (15/10). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Pelatih asal Payakumbuh Sumatera Barat itu mengklaim, jeda pertandingan yang panjang dinilai positif dalam mempersiapkan pertandingan menjamu Laskar Mahesa Jenar julukan PSIS Semarang, Jum’at (18/10). Jeda laga selama hampir dua minggu itu dimanfaatkan pelatih untuk meningkatkan fisik pemain. “Kesempatan itu sangat menguntungkan buat pemain. Sebab mereka akan melakukan pertandingan yang sangat padat sampai Desember nanti,” terangnya.

Menurut Nil, jadwal pertandingan  ke depan sangat padat sampai Desember. Sehingga kesempatan jeda ini cukup menguntungkan. Ibarat handphone, para pemain butuh dicas. Dan supaya tidak berlebihan, maka ritmenya harus diperhatikan. ‘’Memang sengaja tidak melakukan laga uji coba. Tapi kemampuan pemain ditingkatkan melalui game internal 2x35 menit,’’ terangnya.

Nil melanjutkan, jeda laga kali ini memang dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas fisik pemain. Dia mengklaim kondisi pemain lebih kuat, meski tidak signifikan. Namun lebih baik dari sebelumnya. Dan pemain masih memiliki waktu dua hari untuk melakukan persiapan lawan PSIS Semarang. “Kita besok (hari ini, Red) fokus taktikal. Kamis baru official training,” terang mantan pelatih PS Tira itu.

Dia memastikan para pemainnya sudah tahu siapa saja yang patut diwaspadai. Namun tetap diminta bermain enjoy dan tidak terlena. Karena Persela Lamongan mendapat keuntungan bermain dikandang. Sehingga ini merupakan kesempatan emas untuk mendulang kemenangan.

Meski PSIS memiliki komposisi pemain yang mumpuni, seperti Septian David Maulana, Wallace Costa, dan lainnya, namun kedua tim sama-sama di daerah rawan. Pada klasemen sementara, Persela Lamongan menduduki peringkat ke-15 dengan perolehan 20 poin. Sedangkan posisi PSIS sedikit lebih baik. Yakni di peringkat 13 dengan 21 poin. “Kita maksimalkan pertandingan ini, dan yakin harus menang,” tegas pelatih 49 tahun tersebut.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia