Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Hari Ini Jalani Tes Wawancara dan Pemaparan

Empat Calon Sekda Tarung Gagasan

11 Oktober 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Empat calon sekretaris daerah (sekda) mulai bertarung gagasan. Sebab, tahapan seleksi calon sekda memasuki tahap genting. Hari ini (11/10) empat calon sekda menjalani seleksi kompentensi. Masing-masing calon memaparkan presentasi makalah dan wawancara di depan panitia seleksi (pansel).

Hasil dari seleksi kompetensi, akan memengaruhi 50 persen penilaian yang menentukan tiga terbaik. Tiga kandidat nanti akan diajukan ke Gubernur Jatim. ’’Seleksi kompetensi teknis, akan dimulai pagi,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro M. Aan Syahbana kemarin (9/10).

Empat kepala dinas yang bertarung seleksi sekda, yakni Nurul Azizah (kepala dinas lingkungan hidup), Andik Sudjarwo (kepala dinas damkar), Adie Witjaksono (kepala dinas perhubungan), dan Hanafi (kepala dinas pendidikan).

Menurut Aan, tahapan seleksi kompetensi ini akan menjadi acuan pansel menentuan tiga terbaik, dari empat calon sebelumnya sudah mengikuti tes asesmen yang pekan lalu digelar di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Sehingga, tahapan tersebut akan menentukan lolos dan tidaknya calon untuk menentukan tiga besar. Karena, seleksi yang berlangsung di kantor Pemkab Bojonegoro itu, setelah tes akan langsung ditentukan tiga kandidat terbaik.

’’Setelah ini menjadi kewenangan Gubernur,’’ ujar mantan Sekretaris Camat Kapas itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno mengatakan, teknis seleksi kompetensi sudah dimatangkan. Dan berlangsung tertutup. Secara bergantian, calon akan dipanggil oleh tim pansel untuk memaparkan makalah. Setelah itu setiap calon sekda menjalani tes wawancara.

Materinya seputar konsep mengatasi beberapa tantangan yang selama ini terjadi di Bojonegoro. ’’Jadi nanti tertutup. Dan tesnya bergantian,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Anom menjelaskan, unsur penilai calon sekda dalam menentukan tiga terbaik ada empat unsur. Meliputi penilaian asesmen 40 persen, rekam jejak 10 persen, makalah 20 persen, dan wawancara 30 persen.

Hasil dari proses tes itu kemudian digelar rapat pleno internal pansel. Dan memilih tiga terbaik. ’’Jika waktunya ngatasi, setelah tes langsung ditentukan tiga terbaik,’’ tegasnya.

Sementara itu, dari empat calon sekda saat dikonfirmasi terpisah mengaku sudah siap memaparkan makalah dan wawancara. Sehingga, diperkirakan masing-masing calon yang mengikuti proses akan berlangsung di lantai enam pemkab tersebut.

’’Insya Allah siap,’’ tegas Nurul Azizah.

Andik Sudjarwo ketika dikonfirmasi juga mengaku sudah menyiapkan diri menjalani tes. Siapapun nanti yang terpilih adalah hasil yang terbaik.

Hanafi dikonfirmasi terpisah, menyatakan siap menjalani proses dengan tenang, karena manusia hanya bisa merencanakan. Pihaknya sudah menjalankan semua tahapan dengan maksimal. ’’Tetap siap, jalan terus,’’ tegas Hanafi.

Adie Witjaksono menyatakan, akan menjalani tes presentasi makalah dan wawancara sesuai dengan kemampuannya. Dia berharap hasil dari proses seleksi sekda, menghasilkan yang terbaik. ’’Siapapun, itu berarti yang terbaik,’’ ujar dia.

(bj/msu/rij/yan/ai/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia