Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Mengedukasi Masyarakat Konsumsi Telur, Daging

Gemarampai, Membangun Ketahanan Pangan dan Menciptakan SDM yang Sehat-

10 Oktober 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

AJAK KONSUMSI PROTEIN HEWANI: Bupati Fathul Huda didampingi Wabup Noor Nahar Hussein dan pejabat terkait mengajak makan telur, sosis, dan susu pada acara Gemarampai di Lapangan 17 Agustus Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan kemarin (9/10).

AJAK KONSUMSI PROTEIN HEWANI: Bupati Fathul Huda didampingi Wabup Noor Nahar Hussein dan pejabat terkait mengajak makan telur, sosis, dan susu pada acara Gemarampai di Lapangan 17 Agustus Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan kemarin (9/10). (DWI SETIAWAN/ JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

GEMARAMPAI (Gerakan Makan Telur dan Minum Susu bagi Putri-Putri Indonesia) kemarin (9/10) pagi digelar di Lapangan 17 Agustus Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan. Kegiatan ekspose pengolahan dan pemasaran produk hasil peternakan tahun anggaran 2019 tersebut terasa gebyarnya. Sedikitnya 1.250 orang memenuhi lokasi acara. Mereka adalah seribu siswa TK/RA di wilayah Kecamatan Bangilan, kepala TK/RA di wilayah kecamatan setempat beserta dewan guru, dan ketua tim tim penggerak PKK kecamatan setempat bersama anggotanya.

Acara tersebut dibuka Bupati Tuban Fathul Huda. Ikut mendampingi Wabup Ir Noor Nahar Hussein M.Si, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Tuban Dr. Ir. M. Amenan, MT, Kepala Dinas Pendidikan Tuban Nur Khamid, dan Kepala Dinas Kesehatan Tuban dr Bambang Priyo Utomo. Hadir juga jajaran forkopimka setempat, serta camat Senori, Jatirogo, Kenduruan, Singgahan dan Parengan.

Setelah membuka acara, bupati beserta undangan mengajak seribu anak TK/RA yang hadir untuk bersama-sama makan telur, sosis, dan susu.

BIAR SEHAT: Seribu anak TK/RA di wilayah Kecamatan Bangilan senam bersama pada cara Gemarampai di Lapangan 17 Agustus Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan kemarin.

BIAR SEHAT: Seribu anak TK/RA di wilayah Kecamatan Bangilan senam bersama pada cara Gemarampai di Lapangan 17 Agustus Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan kemarin. (DWI SETIAWAN/ JAWA POS RADAR TUBAN)

Bupati Fathul Huda dalam sambutan pembukaan mengatakan, belum terpenuhinya standar sumber daya manusia (SDM) di Tuban adalah tantangan. Menurut dia, belum terpenuhinya standar SDM tersebut karena kurangnya konsumsi protein hewani. Kondisi ini pula yang menjadi pemicu stunting atau kondisi kekurangan gizi kronis sejak bayi.

Mantan ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban itu menilai, problem tersebut tidak dipicu dari ketidakmampuan masyarakat, namun lebih pada kurangnya pengetahuan masyarakat.

Dia kemudian merujuk angka konsumsi telur di Tuban yang masih rendah. Hanya 5,56 kg per kapita per tahun. Sementara nasional 23,275 kg  per kapita per tahun dan Jatim 8,15  kg  per kapita per tahun. Begitu juga konsumsi susu. Kabupaten Tuban baru tercatat sebesar 0,054 kg  per kapita per tahun. Jauh di bawah konsumsi susu nasional 8,708 kg  per kapita per tahun dan Jatim sebesar 10,54  kg  per kapita per tahun.

Konsumsi ikan pun, Kabupaten Tuban  masih rendah.  Hanya 35,40 kg per kapita per tahun. Masih di bawah konsumsi nasional sebesar 47,12 kg kapita per tahun.

Di  Bumi Wali, kata dia, hanya konsumsi daging  yang cukup membanggakan. Tercatat 13,991 kg per kapita per tahun. Angka tersebut jauh di atas rata-rata konsumsi daging nasional yang hanya 6,414 kg per kapita per tahun dan Jatim 9,67 kg  per kapita per tahun.

Bupati berharap kegiatan Gemarampai tidak sekadar seremonial, namun benar-benar mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak agar membiasakan mengonsumsi makanan yang bergizi, berimbang, beragam, aman, dan berkualitas.

Dengan meningkatnya minat mengonsumsi produk peternakan, kata bupati, secara otomatis meningkatkan kreativitas para pelaku usaha produk olahan yang juga akan berdampak pada peningkatan  gairah usaha masyarakat di bidang peternakan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban Dr. Ir. M. Amenan, MT mengatakan, kegiatan ekspose pengolahan dan pemasaran produk hasil peternakan bertujuan memberdayakan masyarakat melalui peningkatan status gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah dengan membiasakan mengonsumsi daging, telur, dan minum susu secara teratur.

Menurut dia, protein hewani yang mencakup produk peternakan memiliki manfaat yang cukup besar dalam membangun ketahanan pangan maupun menciptakan SDM yang sehat dan cerdas.  ‘’Target kami pada kegiatan ini adalah menumbuhkan sikap sadar gizi di kalangan ibu rumah tangga,’’ tegas dia.

Dengan meningkatnya konsumsi  produk hasil peternakan, kata dia, diharapkan berdampak pada peningkatan gairah usaha peternakan rakyat, khu­­susnya komoditas unggas dan sapi perah maupun sapi potong.

(bj/ds/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia