Kamis, 12 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal
Didominasi Tersangka Kejahatan Jalanan

Polres Ringkus 27 Tersangka

09 Oktober 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RAZIA PEKAT: Kapolres membeber sejumlah barang bukti dan tersangka. Ada 27 tersangka dibekuk.

RAZIA PEKAT: Kapolres membeber sejumlah barang bukti dan tersangka. Ada 27 tersangka dibekuk. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 27 tersangka terpaksa harus mendekam di balik jeruji Mapolres Bojonegoro. Sebab, sejak tanggal 16-27 September 2019 digelar Operasi Sikat Semeru 2019. Sasaran operasi ini adalah terhadap para pelaku kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), senjata api, bahan peledak, dan senjata tajam.

Kapolres AKBP Ary Fadli menyampaikan, bahwa hasil Operasi Sikat Semeru 2019, pihaknya mengungkap 5 kasus curat, 2 kasus curanmor, dan 3 kasus curas.

Juga, 1 kasus pengeroyokan, 2 kasus gendam, 1 kasus penadahan, 2 kasus pengancaman, 1 kasus penipuan dan penggelapan. Jadi totalnya 17 kasus. Sedangkan, jumlah tersangka yang mampu diamankan 27 orang. Terdiri atas 23 orang dewasa dan 4 orang masih pelajar.

“Empat orang pelajar itu terlibat kasus curas, mereka lakukan jambret,” terangnya.

Apabila dibandingkan dengan tahun 2018, yang mana berhasil ungkap 13 kasus dengan tersangka 19 orang, berarti ada peningkatan 18,7 persen untuk perkaranya. Dan tersangkanya juga naik 29,6 persen pada 2019. Namun, dari beberapa kasus yang telah diungkap tersebut, masih ada beberapa daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres mengatakan, kasus bajing loncat di wilayah Kecamatan Purwosari pada September lalu masih ada dua pelaku masuk DPO. Setelah satu pelaku, yakni Tri Cahyono yang berperan sebagai sopir telah ditetapkan sebagai tersangka, ada satu pelaku lain asal Kabupaten Jombang bernama Lekman berperan penangkap barang jarahan dari truk itu menyerahkan diri ke Mapolres Bojonegoro.

“Jadi, saat ini masih ada dua DPO kasus bajing loncat,” tuturnya.

Kapolres berharap Operasi Sikat Semeru 2019 mampu menekan tindak pidana yang terjadi di Bojonegoro. Adapun barang bukti yang berhasil diamankam di antaranya, sepeda motor, senjata airsoft gun, handphone, sarung, kain batik, dan beberapa kendaraan bermotor roda empat.

(bj/gas/rij/yan/cho/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia