Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Semak Dibakar, Satu Bangunan Ludes

09 Oktober 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PEMBASAHAN: Bangunan Cafe Hantu di Jalan Gedongombo ludes terbakar akibat tersulut api dari pembakaran semak kemarin (8/10).

PEMBASAHAN: Bangunan Cafe Hantu di Jalan Gedongombo ludes terbakar akibat tersulut api dari pembakaran semak kemarin (8/10). (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

Kemarin (8/10), sebuah bangunan bekas Cafe Hantu di Jalan Gedongombo RT 8, RW 7, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding ludes terbakar. Pemicunya, akibat tersulut api dari semak yang dibakar warga.

Si jago merah berhasil dijinakkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban memadamkan kobaran api.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah akibat ludesnya  bangunan Cafe Hantu.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 itu dipicu dari semak yang dibakar warga pendatang berinisial Atr. Mulanya, dia membakar semak di pekarangannya. Lokasinya di belakang cafe dan berjarak sekitar 25 meter. Karena semak dalam kondisi kering dan angin berembus kencang, api dengan cepat menjalar ke semak di sekitarnya. Api yang menjilat-jilat tersebut memang tak bisa menyentuh bangunan cafe yang kelilingi pagar tembok. Namun, begitu atap ilalang cafe yang menjulur ke luar pagar tersulut, api langsung membesar dan tak terkendali. ''Saya sudah berusaha mematikan dengan menyiram air dan memukuli titik yang terbakar dengan kayu, tapi kewalahan,’’ tutur Sutrisno warga setempat.

Atr yang panik dan kekelahan memadamkan api mengalami pingsan. Sutrisno yang kewalahan memadamkan api sendiri berusaha mencari bantuan. Dia menghentikan polisi yang melintas di depan cafe usai pengaturan jalan.  Polisi inilah yang menghubungi mobil pemadam kebakaran.

Sebelum mobil pemadam datang, api yang membakar bangunan cafe berdinding dan berkerangka bambu tersebut sempat menyulut tembok rumah Ari di timurnya. Tempat tinggal tersebut hanya terbakar pohonnya yang berimpitan dengan tembok. Hanya dalam hitungan kurang dari 20 menit, bangunan cafe ludes dan rata dengan tanah.

Suratman, ketua RT setempat mengatakan, berdasar laporan yang diterima, sumber api berasal dari belakang bangunan cafe yang sengaja dibakar.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, dia mengaku sudah mengimbau warganya untuk berhati-hati ketika membakar semak. Terlebih, pada musim kemarau seperti sekarang ini. ''Di lingkungan kita, kejadian seperti ini sering terjadi,'' ujar dia.

(bj/tok/ds/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia