Selasa, 10 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Periode Oktober 2018--Agustus 2019

Inkracht, Kejari Tuban Musnahkan Ratusan BB

08 Oktober 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MASAK BERSAMA: Kajari Tuban Musthofa memimpin proses pemusnahan BB perkara narkoba dan tindak pidana umum lainnya di halaman kantor Kejari Tuban kemarin (7/10).

MASAK BERSAMA: Kajari Tuban Musthofa memimpin proses pemusnahan BB perkara narkoba dan tindak pidana umum lainnya di halaman kantor Kejari Tuban kemarin (7/10).

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban memusnahkan ratusan barang bukti (BB) kasus narkotika dan tindak pidana lainnya yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan BB yang disita selama periode Oktober 2018--Agustus 2019 itu berlangsung di halaman kantor kejaksaan setempat.

Hadir dalam pemusnahan BB tersebut, perwakilan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah instansi/lembaga terkait, seperti Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) dan dinas kesehatan (dinkes) setempat. Proses pemusnahan BB dipimpin langsung Kepala Kejari Tuban Musthofa, SH.

BB berupa ribuan pil karnopen dan pil dobel L, serta puluhan gram sabu dimusnahkan dengan direbus pada air yang mendidih. Selebihnya dibakar. Sementara BB tindak pidana lainnya, seperti arak beserta peranti produksi serta handphone dimusnahkan dengan dilindas alat berat dan dipotong-potong menggunakan gergaji besi. Dalam waktu sekejap, seluruh BB tersebut musnah tak berbentuk.

TAK BERBENTUK: BB peranti produksi arak dimusnahkan dengan dipotong gergaji mesin dan digilas alat berat.

TAK BERBENTUK: BB peranti produksi arak dimusnahkan dengan dipotong gergaji mesin dan digilas alat berat.

Kepala Kejari Tuban Musthofa mengatakan, pemusnahan ratusan BB tersebut berasal dari 140 perkara. Rinciannya, 53 perkara narkoba dan 87 perkara tindak pidana umum lainnya, seperti perkara arak, judi, dan pencurian. ‘’Yang paling mendominasi masih perkara narkoba,’’ terang kajari.

Kasi Pengelolaan BB Kejaksaan Negeri Tuban Hendra menambahkan, BB yang dimusnahkan terdiri dari 2.012 butir pil karnopen, 63,379 gram sabu, 7.172 butir pil dobel L, 488 botol arak, 3,6 gram ganja kering, 4 dus obat berbagai merek tanpa izin, 19 tungku (peranti pembuat arak) dan 35 drum plastik, serta 18 handphone. ‘’BB yang dimusnahkan sudah berkekuatan hukum tetap,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dituntut Tinggi, Perkara Narkoba Menurun

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tuban Andi Surya Perdana mengungkapkan, dibanding periode sebelumnya, perkara narkoba pada periode kali ini mengalami penurunan. Tahun sebelumnya, pada rentang periode yang sama, jumlah perkara narkoba yang ditangani kejaksaan sebanyak 67 perkara. Sedangkan periode kali ini menyusut menjadi 53 perkara.

Disampaikan Andi, sapaan akrabnya, penurunan jumlah perkara narkoba tersebut tidak lepas dari tingginya tuntutan yang diajukan jaksa penutut umum (JPU). Perkara sabu misalnya. JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 3 miliar. ‘’Sebagai efek jera, tuntutan terhadap terdakwa perkara narkoba selalu tinggi,’’ katanya.

Disinggung terkait minimnya jumlah BB yang dimusnakan, Andi mengatakan, BB yang dimusnakan kali ini merupakan sisa dari BB yang dimusnahkan sebelumnya. Dijelaskan dia, selain pemusnahan setelah perkara inkracht, BB juga dimusnahkan ketika perkara di tingkat penyidikan setelah mendapat persetujuan kajari. ‘’Jadi, sebagian sudah dimusnakan saat proses penyidikan,’’ jelas dia.

Khusus kasus narkoba, lanjut Andi, perkara yang lex specialis sehingga proses pemusnahan BB tidak harus menunggu inkracht. Jika diperlukan untuk segera dilakukan pemusnahan, maka saat proses penyidikan pun sudah bisa dilakukan pemusnahan sesuai dengan surat keputusan kajari setempat.

(bj/tok/ds/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia