Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Mulai Persiapkan Kejurprov Tahun Depan

08 Oktober 2019, 15: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERLATIH INTENSIF: Para Atlet Catur Lamongan intensif berlatih menghadapi kejurprov.

BERLATIH INTENSIF: Para Atlet Catur Lamongan intensif berlatih menghadapi kejurprov. (AUDINA HUTAMA PUTRI/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Para atlet Catur Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Lamongan satu bulan terakhir menggelar latihan intensif,  untuk persiapan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi (Kejurprov) Maret tahun depan. Salah nomor yang wajib dilombakan yakni Catur Klasik. Until menambah jam terbang pecatur di nomor ITU, pelatih menyeimbangkan teori dan praktik.

Pelatih Percasi Lamongan, Prayitno menjelaskan, catur klasik merupakan permainan dengan durasi minimal 60 menit per orangnya. Namun saat latihan kemarin (6/10), permainan dipersingkat menjadi 30 menit. Para pecatur telah dibiasakan menggunakan notasi dan jam catur saat bertanding.

‘’Catur klasik harus pakai notasi dan jam catur. Tidak bisa tulis notasi, dinyatakan kalah. Notasi hanya untuk catatan langkah atau penanda yang sudah dijalankan di babak pertama sampai terakhir. Bukan penilaian utama. Penilaiannya dari setiap partai,’’ jelasnya.

Setelah melakukan simulasi catur klasik, jar dia, selanjutnya para atlet akan memelajari tiga jenis pertandingan. Yakni pembukaan, permainan tengah, dan permainan akhir. Prayitno berencana memberikan teori tentang teknik pembukaan Perancis.

‘’Latihan pembukaan nanti akan diperkenalkan dengan teknik pembukaan Perancis. Pengenalannya menggunakan mesin catur yang ada di komputer. Untuk menambah jam terbang harus simulasi tanding satu lawan satu. Sedangkan kalau pengenalan teknik baru harus bersama-sama memperhatikan,’’ imbuhnya.

Pria yang memiliki lisensi wasit catur internasional ini mengungkapkan, empat pecatur Lamongan mendapatkan kuota untuk mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) catur di Maluku pada 28 Oktober hingga 3 November nanti. Namun Prayitno belum bisa memastikan keikutsertaannya. Sebab menunggu kepastian pendanaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan.

(bj/din/feb/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia