Kamis, 20 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Masih Banyak Warga Lamongan di Wamena

08 Oktober 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PILIH DI SIDOARJO: Subur, warga kelahiran Desa Jugo, Kecamatan Sekaran, yang sempat merantau ke Wamena.

PILIH DI SIDOARJO: Subur, warga kelahiran Desa Jugo, Kecamatan Sekaran, yang sempat merantau ke Wamena. (INDRA GUNAWAN/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Jumlah warga Lamongan yang berada di Wamena masih banyak. Setidaknya itu berdasarkan keterangan yang didapatkan Dinas Sosial (Dinsos) Lamongan dari Subur, 46, warga eksodus dari Wamena asal Desa Jugo, Kecamatan Sekaran. 

‘’Berdasar informasi dari Pak Subur, katanya banyak warga Lamongan di Wamena tapi belum bisa pulang. Tapi jumlahnya berapa, dia tidak tahu pasti,’’ tutur Kepala Dinsos Lamongan, M Kamil, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (7/10).

Dia menjelaskan, informasinya ada pemulangan besar-besaran warga Jatim dari Wamena besok (9/10) menggunakan Kapal Pelni. Namun, dia belum mendapatkan informasi adanya warga Lamongan yang ikut rombongan pemulangan dari Wamena tersebut.

‘’Harapannya warga Lamongan yang ada di sana (Wamena) bisa pulang dengan selamat,’’ harap Kamil saat dikonfirmasi via ponsel.

Dia menjelaskan, Subur dipulangkan menggunakan Kapal Pelni bersama empat warga dari Tuban, Minggu (6/10). Subur sebelumnya melancong seorang diri ke Wamena. Istri dan anaknya berjualan soto dan tinggal di rumah kontrakan yang ada di Sidoarjo. 

Setelah tiba di Asrama Transito Surabaya, Subur meminta pulang ke rumah di Sidoarjo. Sedangkan empat warga Tuban dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. 

‘’Jadi tadi malam diantar Dinsos Provinsi Jatim ke kontrakan istri dan anaknya di Waru, Sidoarjo. Pagi tadi (kemarin) kita cek ke sana untuk memastikan kondisinya,’’ ujarnya.

Seperti diberitakan, kerusuhan terjadi di Wamena, 23 September lalu. Kamil mengatakan, Subur belum mau diantar ke keluarganya di kampung halaman. Alasannya, ingin menenangkan diri dulu.

‘’Yang jelas beban, karena dia melihat kanan – kiri seperti itu di sana (Wamena). Yang penting sekarang dia (Subur) bisa berkumpul dengan anak – istrinya,’’ kata Kamil.

(bj/ind/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia