Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

E-Tilang Mulai Dilakukan Bertahap

07 Oktober 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PERLU DIAWASI: Jalan Wahidin Sudiro Husodo, kawasan jalan padat kendaraan yang ditargetkan diawasi CCTV mulai tahun depan.

PERLU DIAWASI: Jalan Wahidin Sudiro Husodo, kawasan jalan padat kendaraan yang ditargetkan diawasi CCTV mulai tahun depan. (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban - Tilang elektronik atau E-Tilang mulai diberlakukan di Tuban secara bertahap. Tahap pertama E-Tilang yang mulai diterapkan yakni pembayaran sanksi tilang melalui aplikasi ponsel dan laptop yang terkoneksi internet.

Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tridharma mengatakan, E-Tilang di Bumi Wali baru tahap pengenalan dan penyempurnaan peralatan. Dalam arti, belum pada tahap penindakan sanksi tilang melalui camera closed circuit television (CCTV). “Belum bisa diberlakukan tilang dari jarak jauh karena CCTV yang ada di Tuban belum mumpuni,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dikatakan Ricky, CCTV di Tuban baru sebatas merekam nomor polisi (nopol). Belum secanggih di kota besar yang bisa mendeteksi wajah dengan detail. Sehinga harus ada pembaruan CCTV jika ingin tilang jarak jauh diterapkan di Tuban.

“CCTV di Polrestabes levelnya sudah bisa mendeteksi wajah pengguna jalan karena sudah sinkron dengan Dukcapil, di Tuban belum,” ungkapnya.

Mantan Kasatlantas Polres Trenggalek ini menjelaskan, ditargetkan tilang jarak jauh mulai diterapkan di Tuban tahun depan atau pertengahan 2020. Sebab, saat ini jajaran polres di Polda Jatim ditugaskan menjadi pilot project tilang elektronik jarak jauh.

“Setelah ada pembaruan CCTV secara menyeluruh, nanti baru kami terapkan tilang jarak jauh secara bertahap,” tutur Ricky.

Perlu diketahui, saat ini terdapat 56 CCTV yang tersebar di seluruh titik keramaian Tuban. CCTV yang terkoneksi di Polres dan Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban tersebut baru sebatas memantau arus lalu lintas. Juga, mendeteksi nopol pelaku kejahatan. Jika ada pembaruan alat, kemungkinan seluruh CCTV yang ada saat ini tidak akan digunakan lagi karena digantikan dengan alat terbaru.

(bj/yud/wid/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia