Senin, 27 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Dua Rumah Ludes Terbakar

06 Oktober 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PADAMKAN API: Kebakaran di Desa/Kecamatan Mantup kemarin pagi.

PADAMKAN API: Kebakaran di Desa/Kecamatan Mantup kemarin pagi. (INDRA GUNAWAN/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

MANTUP, Radar Lamongan – Kebakaran melahap dua rumah di Dusun Kaopen, Gang II, Desa/Kecamatan Mantup kemarin pagi (5/10). Meski tidak ada korban jiwa, rumah milik Watini, 50, dan rumah yang dikontrakannya, ditempati Rizki, 24, ludes dilahap si jago merah. Petugas masih mendalami penyebab kebakaran tersebut. 

‘’Setelah mendapatkan informasi, kita langsung mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran (PMK),’’ tutur Kepala UPT PMK Lamongan, Rusdjianto, kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Ika, istri Rizki, awalnya merasakan udara panas ketika bangun tidur sekitar pukul 06.15. Rumah kontrakan ukuran 4 meter (m) x 8 m yang ditempatinya, berimpitan dengan rumah Watini seluas 5 m x 8 m. Selanjutnya, saksi berupaya mencari tahu, dengan mengintip lubang dinding ke dalam rumah milik Watini. 

Alangkah kagetnya Ika ketika melihat api sudah membesar di ruang tengah rumah Watini. Mengetahui hal itu, Ika lalu membangunkan suaminya. Selanjutnya keduanya mengamankan barang berharga miliknya,  dengan membawanya ke luar rumah. Mereka berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar, yang selanjutnya melaporkan kepada petugas Polsek Mantup. 

Bangunan dua rumah yang terbuat dari kayu dan triplek itu,  membuat api cepat membesar. Warga berbondong-bondong memadamkan api dengan alat seadanya. Tiga mobil PMK mampu memadamkan api sekitar pukul 07.40 .

‘’Api baru bisa dijinakkan setelah petugas melakukan upaya selama hampir satu jam,’’ tukasnya. 

Kerugian yang diderita Watini dan Rizki ditaksir sekitar Rp 50 juta. Api juga melahap sertifikat rumah, perabot, pakaian, dan uang milik Watini Rp 10 juta. Sedangkan, Rizki tak bisa menyelamatkan BPKB motor, pakaian dan uang Rp 1 juta. 

‘’Saat musim kemarau ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakaran,’’ pinta Rusdjianto.

(bj/ind/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia